The Power of Forgiveness

๐ŸMFT (Manis For Teen)

๐Ÿ“† Jum'at, 02 Muharram 1439H / 22 September  2017

๐Ÿ“š Psikologi

๐Ÿ“ Bu Dina Farihani S.Psi

๐Ÿ“• *The Power of Forgiveness*

✨๐ŸŽ✨๐ŸŽ✨๐ŸŽ✨๐ŸŽ

_Assalaamu'alaikum warahmatullah wabarakaatuh_

Hallo Sahabat Muda, jumpa lagi dengan sesi psikologi di MFT.
Apa kabarmu hari ini? Semoga sehat dan terus bersemangat ya! ✊๐Ÿป๐Ÿ˜ƒ

Kali ini, kita akan kupas tentang _forgiveness_; yaitu ttg bagaimana "memaafkan" dapat menjadi salah satu teknik pemulihan diri yg efektif.

_Apa itu "forgiveness?_

๐Ÿ†Forgiveness dalam bahasa Indonesia berarti *pemaafan* atau pengampunan.
-> adalah suatu tindakan penuh kasih sayang untuk melepaskan dorongan menghukum oranglain maupun diri sendiri karena melakukan kesalahan.

Memaafkan adalah suatu kemampuan anugerah, tidak dapat dipaksakan atau berpura-pura.

Kita tentu pernah merasa begitu marah atau kecewa krn suatu masalah. Secara bertahap, kita perlu membimbing diri kita utk berbesar hati/berlapang dada atas rasa sakit yg kita alami, entah krn perbuatan oranglain maupun perbuatan diri sendiri.

๐ŸฅŠ_Revenge_atau balas dendam adalah suatu dorongan untuk melakukan tindakan menghukum atau menyakiti oranglain maupun diri sendiri sebagai konsekuensi dari kesalahan yg dilakukan.

Guys, hal yg wajar jika kita pernah merasa marah atau sakit hati. Tapi dorongan balas dendam, sejatinya hanya akan menempatkan kita pd kondisi terburuk diri kita, yaitu pd level yg sama dgn org yg dengki dan berbuat buruk pd kita ๐Ÿ–ค

Penelitian menunjukkan bahwa dorongan balas dendam cenderung meningkatkan stress, menganggu kesehatan dan daya tahan tubuh.

*Forgiveness* berfokus pada pelaku, bukan tindakannya. Juga bukan pada perlawanan thd pelaku, tetapi apa akibat (luka hati) yg muncul dr perlawanan yg dilakukan.

Dengan memaafkan, sejatinya kita kembali pd kebutuhan fitrah akan kedamaian.
Memaafkan juga menjadi salah satu latihan untuk menuju kebijaksanaan.

*Langkah-langkah forgiveness*

Berikut ini adalah beberapa strategi atau langkah yg perlu dilakukan untuk dapat mewujudkan _forgiveness_--memerdekakan diri dr belenggu emosi :

๐Ÿ”Identifikasi--kenali seseorang yg kamu merasa marah terhadapnya.

๐Ÿ•ฏSecara jujur, ungkapkan perasaan yg dialami; bisa bercerita dengan oranglain yg terpercaya atau menuliskannya dlm suatu jurnal pribadi/ diary.

๐ŸŽ–Mulailah untuk memaafkan. Coba pahami betul apa dan bagaimana seseorang dpt melakukan kesalahan/perbuatan tsb.

*Manfaat forgiveness*

๐ŸŽMemaafkan merupakan transformasi emosi marah menuju kondisi emosi yg lebih positif.
Hal itu dpt membebaskan kita dr keinginan balas dendam yg tidak ada habisnya, dan mengantarkan kita pada perasaan yg lebih rileks, tenang, dan terkendali.
๐ŸŽDengan memaafkan mungkin tidak selalu menyelesaikan permasalahan, tetapi memaafkan memberikan kita pengalaman utk membebaskan diri dr belenggu emosi dan dorongan berperilaku negatif.

Nah guys, bersyukurlah kita sbg seorang Muslim. Karena ajaran dan manfaat memaafkan telah dicontohkan oleh teladan kita, Rasulullah SAW.

_"Jika kamu membuat suatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan suatu kesalahan orang lain, maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa.”_
(HR. Bukhari)

_"Barangsiapa memaafkan kesalahan oranglain, maka Allah akan memaafkan kesalahannya pd hari kiamat"_
(H.R. Ahmad)

_"Dan tidaklah Allah menambah sifat pemaaf bagi seorang hamba, kecuali sebagai kemuliaan"_
(HR. Muslim)

Selamat meningkatkan level diri dengan kemampuan memaafkan. ๐Ÿ˜Ž
Sampai jumpa di sesi berikutnya.

_Wassalaamu'alaikum warahmatullah wabarakaatuh_

Referensi :
°www.psychologytoday.com
°kumpulan hadits

✨๐ŸŽ✨๐ŸŽ✨๐ŸŽ✨๐ŸŽ

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
๐Ÿ“ฑ Telegram : https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ“ฎ Twitter : https://twitter.com/majelismanis
๐Ÿ“ธ Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
๐Ÿ“ฑ Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c

0 Response to "The Power of Forgiveness"

Post a Comment