Mengembangkan Kemampuan _Self Monitoring_ Remaja

๐Ÿ MFT (MANIS For Teens)

๐Ÿ“† Sabtu, 19 Dzulqadah 1438H/ 12 Agustus 2017

๐Ÿ“• Psikologi dan Pengembangan Diri

๐Ÿ“ Dina Farihani S. Psi.

๐Ÿ“–  *Mengembangkan Kemampuan _Self Monitoring_ Remaja*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
๐Ÿ“‰๐Ÿ“ˆ๐Ÿ“ˆ๐Ÿ“‰๐Ÿ“‰๐Ÿ“ˆ๐Ÿ“‰๐Ÿ“‰๐Ÿ“ˆ
Assalaamu'alaikum, Sobat!

Sesi psikologi kali ini akan mengupas tentang sebuah istilah, yaitu *_self monitoring_*.

_Apa sih yang dimaksud dengan self monitoring?_

*Pengertian*

Self monitoring adalah cara individu untuk mengamati, mengontrol, dan mengatur diri.

Self monitoring merupakan salah satu strategi yang efektif untuk mencapai perubahan tingkah laku.

*Aspek/Komponen Self Monitoring*

Ada dua komponen dalam self monitoring, yaitu:

1. *Pengukuran* >> mengukur dan mencatat perilaku.

2. *Evaluasi* >> membandingkan perilaku dengan standar yang ditentukan sebelumnya.

Melakukan self monitoring bisa menggunakan catatan di akhir pekan, akhir semester, atau periode yang ditentukan.
Selain itu dapat juga berupa ungkapan secara lisan kepada guru atau orang terkait pada momen atau waktu tertentu.

*Manfaat Self Monitoring*

Dengan memiliki keterampilan melakukan self monitoring, seseorang akan lebih mampu dan terarah dalam mencapai perubahan tingkah laku.

Kemampuan untuk mengidentifikasi perilaku diri, mengontrol, dan mengevaluasi akan semakin meningkat.
Simpelnya, individu ini akan mampu memonitor dirinya sehingga dapat menyesuaikan diri dengan baik di lingkungan sosialnya.

*Tingkatan Self Monitoring*

# *High self monitoring*
Pada tingkatan ini, seseorang telah mampu untuk mengamati tampilan diri untuk menampilkan perilaku yang sesuai.

Individu dengan kemampuan self monitoring yang tinggi cenderung mencari teman/lingkungan yg dapat mendorong perubahan perilakunya.
Individu ini memiliki pertemanan yang lebih luas, didorong oleh kemampuan dan targetnya untuk mengontrol dan mengatur perilaku.

# *Low self monitoring*
Pada tingkatan ini, seseorang cenderung ingin tampil "seadanya", tidak mempedulikan ketepatan perilaku, sehingga tidak konsisten pada situasi yang berbeda.

Individu dengan kemampuan self monitoring yang rendah, cenderung mencari teman/lingkungan yang memiliki kesamaan yaitu tidak memiliki target atau tujuan yang tinggi dalam perubahan perilaku, maupun menampilkan perilaku yang sesuai standar.
Individu ini cenderung memiliki pertemanan yang lebih terbatas.

_OK Sobat, sekian ulasan tentang self monitoring.Kalau kamu ingin tau lebih lengkap, kamu bisa coba cari di internet penelitian2 tentang self monitoring pada remaja._

See you next time, insyaAllah!

Wassalaamu'alaikum.

๐Ÿ”Ž๐Ÿ”๐Ÿ”Ž๐Ÿ”Ž๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”Ž๐Ÿ”Ž๐Ÿ”

Dipersembahkan oleh:
www.manis.id

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ikuti Kami di:
๐Ÿ“ฑ Telegram : https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ“ฎ Twitter : https://twitter.com/majelismanis
๐Ÿ“ธ Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis
๐Ÿ“ฑ Join Grup WA : http://bit.ly/2dg5J0c