Arisan Kurban

Assalamualaikum  ustadz mau tanya ni
Gimana hukimnya arisan kurban
Apa kurbannya itu sah buat yg dapat nomer undinya ( si penenang arisan jurban) bukannya uang yg di buat kurban itu sama saja masih berhutang karna selesai kurban si pemenang tadi masih punya tanggungan
makasih☺☺

Jawaban
--------------

‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Dalam arisan hakikatnya yang mendapat undian lebih dulu berhutang kepada anggota arisan tersebut. Dalam hal arisan kurban, sebagian ulama menganjurkannya meskipun harus berhutang. Di antaranya adalah Imam Abu Hatim, ketia beliau ditanya mengapa berhutang untuk membeli unta kurban? Beliau menjawab, “Saya mendengar Allah berfirman":
لكم فيها خير

"Kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya (unta-unta kurban tersebut).” (QS. Al Hajj: 36)

Ulama lainnya yang membolehkan adalah Imam Ahmad.

Sedangkan yang menganjurkan untuk melunasi hutang daripada berkurban adalah Ibnu Utsamin yang tercantum dalam Fatwa Syabakah Islamiyah no. 7198 dan 28826.

“Jika seseorang punya huttang maka selayaknya mendahuukan pelunasan hutangnya daripada berkurban.” (syarhul mumti’, 7/455)

Kesimpulan:
Jika arisan kurban adalah jalan yang ringan untuk kita berkurban dan kita yakin dapat menyelesaikan ewajiban membayar arsan tersebut, maka ikhtiar tersebut adalah suatu hal yang baik. Akan tetapi jika kita khawatir tidak mampu melunasi tanggungan hutang akibat arisan, maka lebih baik dihindari.

Wallahu a'lam.


0 Response to "Arisan Kurban"

Post a Comment