Aisyah binti Abu Bakar Ra. ​Istri nabi di dunia dan di akhirat​

🍁 Ayahnya,  orang terdekat Rasulullah Saw. Ibunya, Ummu Rumman seorang sahabiyat  terkemuka yang menorehkan banyak jasa kepada Islam. Saudara perempuannya, Asma binti Abi Bakar mendapat gelar dzatun nithoqoin (pemilik dua selendang) karena jasanya dalam peristiwa hijrah Rasulullah Saw ke Madinah.  Suami saudara perempuannya yaitu Zubair bi Awwam adalah pembela setia Rasulullah Saw. Kakeknya Abu Quhafah turut masuk Islam dan menjadi sahabat Rasulullah Saw. Neneknya Ummul Khoir Salma binti Sakhr juga masuk Islam dan menjadi sahabiyat Rasulullah Saw.  Saudara laki-lakinya Abdurrahman bin Abu Bakar seorang ahli memanah yang terkenal dan turut dalam peperangan bersama Rasulullah Saw.

🍄Aisyah menikah dengan Rasulullah Saw diusia yang masih sangat belia 6 tahun, dan masuk ke rumah Rasulullah Saw di usia 9 tahun. Ia menjadi istri Rasulullah Saw yang paling muda. Namun Rasulullah Saw sangat memahami keadaan Aisyah dengan usianya yang sangat muda.

💐Disamping beliau mendidik Aisyah dengan ilmu, hikmah dan akhlak, beliau tidak melarangnya melakukan hal-hal yang pantas dilakukan oleh anak-anak seusianya. Aisyah memiliki banyak boneka yang ia pajang dirumahnya. Aisyah juga memiliki sahabat-sahabat yang sering bermain di rumahnya. Awalnya mereka sungkan dengan Rasulullah Saw, akan tetapi setelah mereka bertemu Rasulullah Saw dan Rasulullah menyambut mereka dan mempersilakan untuk bermain dengan Aisyah, mereka menjadi terbiasa. 

🌼Rasulullah Saw memiliki panggilan sayang untuk Aisyah yaitu beliau biasa memanggilnya dengan Aisy atau humaira (yang pipinya kemerah-merahan).

🌸Rasulullah Saw berlomba lari dengan Aisyah Ra dalam beberapa kesempatan saat mereka sedang berjalan berdua.  Saat tubuh Aisyah masih kurus, Aisyah memenangkan lomba itu. Akan tetapi saat tubuh Aisyah menjadi gemuk, Rasulullah Saw memenangkan lomba lari itu.

🌺Aisyah Ra pernah ditanya tentang apa yang dikerjakan Rasulullah Saw di rumahnya. Ia menjawab : “Ia membantu pekerjaan istrinya, sampai jika mendengar adzan, beliau baru keluar.” (HR Bukhari).

🍀Rasulullah mengajarkan kelembutan dan kasih sayang kepada Aisyah Ra. Saat Aisyah hendak menaiki unta dan merasa kesulitan sementara unta itu tidak mau duduk, Aisyah menarik pelana unta itu dengan kencang. Rasulullah Saw berkata kepadanya: “Hendaknya engkau bersikap lembut, karena kelembutan dalam segala sesuatu akan menambahnya lebih indah. Dan jika kelembutan hilang dari sesuatu, akan membuatnya menjadi buruk.”

🌾Rasulullah Saw juga pernah menegur Aisyah ketika ia mengatakan sesuatu yang tidak baik. Suatu saat Aisyah mengomentari Shafiyyah salah satu istri Rasulullah dengan mengatakannya “Cukuplah untuk mengetahui kekurangan Shafiyyah bahwa dia itu begini (maksudnya tubuhnya pendek).” Beliau berkata: “Sesungguhnya engkau telah mengatakan kata-kata yang apabila di campur dengan air laut akan tercemar olehnya.” 

🎋Suatu ketika Rasulullah berkata kepada Aisyah: “Sesungguhnya aku tahu kapan engkau sedang senang kepadaku dan kapan sedang marah. Aisyah bertanya:  “Bagaimana engkau mengetahuinya?” Beliau menjawab: “Jika engkau sedang senang kepadaku, engkau akan mengatakan  ‘Demi Tuhan Muhammad.’ Dan jika engkau sedang marah, engkau akan mengatakan ‘Demi Tuhan Ibrahim’. Aisyah berkata: “Itu benar. Demi Allah ya Rasulullah...aku hanya bisa menjauhi namamu. (Muttafaq Alaih)

🥀Ibnu Shafwan pernah bertanya kepada Aisyah Ra “Apa kelebihan-kelebihan yang dimilikimu?” Aisyah Ra berkata: “Jibrilmembawa gambarku kepada Rasulullah Saw (dalam mimpi) lalu beliau menikahiku, Rasulullah Saw menikahiku dan aku masih perawan, beliau menerima wahyu saat sedang satu selimut denganku, aku adalah orang yang paling dicintainya, Allah Swt menurunkan beberapa ayat Al-Qur’an karena aku, aku pernah melihat Jibril dan tidak ada seorangpun yang pernah melihatnya, Rasulullah Saw meninggal di rumahku dan dipangkuanku.” (HR Hakim)

​🌷Butir-butir hikmah: 🌷​

☘Rasulullah Saw memilih Aisyah Ra menjadi istrinya dengan bimbingan wahyu. Namun, bila kita lihat secara umum,Aisyah memiliki keluarga yang semua anggotanya berkontribusi pada dakwah Islam.
🌿Sebagai suami, Rasulullah Saw sangat memahami kondisi dan perkembangan psikologi istrinya. Beliau memperlakukannya sesuai dengan kondisinya. Memperlakukan Aisyah sesuai dengan usianya.

🌱Rasulullah Saw juga memberikan kebebasan kepada istrinya untuk bergaul dengan sahabat-sahabatnya dan mengundang mereka ke rumahnya. Para suami perlu tahu siapa saja sahabat-sahabat istrinya dan apa saja yang ia lakukan bersama mereka.

🌴Seperti Rasulullah Saw, para suami juga perlu memberikan fasilitas kepada istrinya untuk mengekspresikan hobinya. Bila Aisyah menyukai koleksi boneka, maka apakah yang disukai para istri saat ini?

🌳Suami memiliki kewajiban untuk membimbing istrinya dengan ilmu, hikmah dan akhlak. Juga meningkatkan pengetahuan istri, dan membimbing mereka agar memiliki akhlak mulia.

🌲Panggilan khusus dari suami kepada istri atau dari istri kepada suami akan menambah harmonisasi dalam keluarga.

🌵Aktifitas fisik yang dilakukan berdua saja antara suami istri menjadi perekat hubungan keduanya. Seperti kegiatan olah raga, santai, atau jalan berdua.

🎍Suami  harus  memiliki pekerjaan-pekerjaan yang ia lakukan di dalam rumah. Tidak semua pekerjaan diserahkan kepada istri. Sebagaimana Rasulullah Saw melakukannya.

🍂Pasangan suami istri perlu memiliki keterampilan untuk memberikan teguran/peringatan, baik dari pemilihan bahasa maupun cara penyampaiannya  sehingga teguran itu tidak menyakiti perasaan pasangan. 

💐Masing-masing pasangan perlu melakukan teguran keras jika kesalahan yang dilakukan pasangan sudah melampaui batas. Namun tetap dilakukan dengan cara yang baik.

🌹Pasangan suami istri  harus terus meningkatkan tafahum (saling memahami) sampai  masing-masing mengenali  situasi hati pasangan tidak harus  dengan mengatakan perasaannya akan tetapi dari sikap yang ditunjukkannya.
Kisah tentang kehidupan Rasulullah Saw dan istrinya Aisyah Ra sangat banyak. Baik kisah indah maupun kisah yang sarat dengan konflik. Namun,  pribadi Rasulullah Saw  sebagai suami yang berusaha untuk memahami dan membahagiakan istri yang dicintainyalah yang menjadi kunci utuhnya rumah tangga mereka.  

🌷Wallohu a'lam bish showwab🌷


0 Response to "Aisyah binti Abu Bakar Ra. ​Istri nabi di dunia dan di akhirat​"

Post a Comment

NASEHAT HARI INI