Perpaduan Membuahkan Kebaikan​

Saudaraku,

Seringkali saat menghadapi masalah yang kita pikirkan dan lakukan adalah mengkonfrontasikan, membenturkan, bukan mencari titik temu atau mensinergikan. Akhirnya makin jauh dari solusi.

Bagaimana kalau kita ubah?
InsyaAllah akan lebih happy untuk menemukan solusi. Setuju?

Oke.
Mulai dari wadah hati.

Menurut ​Ibnul Qoyyim​,

​Setiap kebaikan selalu mencari tempat yang pantas baginya. Begitu pula setiap keburukan selalu mencari tempat yang sama tabiatnya. Maka itu, jadikanlah hati Anda sebagai wadah yang selalu layak dirindukan oleh setiap kebaikan. Dan janganlah jadikan hati Anda layaknya tempat sampah untuk menaruh semua kotoran.​

Caranya?

☆ Bersihkan hati dengan menghilangkan keburukan orang lain dari catatan memori di hati kita.
☆ Memaafkan orang lain.
☆ Sediakan ruang yang luas di hati kita untuk kata bahagia.
☆ Plus berusaha untuk memadukan kebaikan sehingga semakin menyempurnakan.

Dalam kitab ​Al-Fawaid​ disebutkan,

​Upaya nyata adalah pendamping iman. Apabila iman dan upaya nyata dipadukan keduanya akan membuahkan amal shalih.​

Di bulan Ramadhan ini kita bersama memadukan iman di hati dan kesungguhan upaya perjuangan diri dengan mendidik kehendak alias tarbiyatul irodah agar bisa menuju puncak taqwa.

Godaan yang bisa membuat kita menjadi rendah hina dan nista semestinya kita hindari dengan sebenar-benar puasa.

Semoga Happy Ending full Barokah yang kita dapatkan di akhir puasa dan diampuni dosa-dosa kita semua.
Aamiin

Wallahu a'lam


0 Response to "Perpaduan Membuahkan Kebaikan​"

Post a Comment