Perempuan Tarawih di Rumah Atau Masjid?

Assalamu'alaikum Ustadz bagaimana caranya memberitau ke orang lain bahwa sholat tarawih itu bagi perempuan lebih baik di rumah , karena saya lebih di sarankan sama suami saya sholat dirumah saja  dan ada beberapa orang yg nanya ke saya kenapa ga kemasjid . bagaimana menjawabnya supaya  tidak menyinggung perasaan nya? Soalnya saya suka di bilang aneh yg lain kemasjid kok ini di rumah....

Jawaban
--------------

‌و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam betsabda:

لَا تَمْنَعُوا إِمَاءَ اللهِ مَسَاجِدَ اللهِ

Janganlah kalian melarang hamba-hamba Allah yang wanita terhadap masjid-masjid Allah.​  ​(HR. Al Bukhari No. 900, dari Ibnu Umar)

Dalam hadits lain:

وخير صفوف النساء آخرها وشرها أولها

Sebaik-baiknya shaf bagi wanita adalah yang paling belakang dan yang terburuk adalah yang paling depan​.  ​(HR. Muslim No. 440, dari Abu Hurairah)

Maka, dua hadits ini menunjukkan bahwa wanita dibolehkan shalat di masjid, dan jika mereka berjamaah tentu juga mendapatkan nilai keutamaan shalat berjamaah.  Tentu kebolehan ini selama tetap menjaga adab-adab Islam.

Tetapi, memang lebih utama shalatnya di rumah, hal ini berlaku baik shalat wajib dan shalat sunnah, kecuali shalat-shalat tertentu yang memang mesti keluar rumah seperti shalat 'id, istisqa, dan gerhana.

Hal ini berdasarkan pada hadits berikut:

صَلاَةُ الْمَرْأَةِ فِى بَيْتِهَا أَفْضَلُ مِنْ صَلاَتِهَا فِى حُجْرَتِهَا وَصَلاَتُهَا فِى مَخْدَعِهَا أَفْضَلُ مِنْ صَلاَتِهَا فِى بَيْتِهَا

“Shalatnya wanita di rumahnya lebih utama  daripada shalatnya di  kamar rumahnya, dan shalat seorang wanita di ruang kecil khusus untuknya lebih utama baginya daripada di ruangan lain di rumahnya”​  ​(HR. Abu Dawud 570. Al Hakim, No. 757, katanya: shahih sesuai syarat Bukhari dan Muslim)

Tetapi, jika sedang di Mekkah maka shalat di Masjidil Haram lebih utama di banding di rumahnya.

Abdullah bin Mas’ud Radhiallahu 'Anhu berkata:

مَا لِامْرَأَةٍ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاتِهَا فِي بَيْتِهَا، إِلَّا فِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ

Tidak ada yang lebih utama bagi shalat wanita  dibanding di rumahnya, kecuali di masjidil haram.​ ​( ​Akhbar Makkah Lil Fakihi​, 1204)

Wallahu a'lam.