Panduan Shaum Ramadhan (2)

Oleh: Farid Nu'man Hasan, SS.

📚 *Sejak Kapan Puasa Ramadhan Diwajibkan?*

Telah diketahui secara pasti bahwa puasa Ramadhan adalah wajib berdasarkan Al Quran (QS. Al Baqarah (2): 183), Al Hadits, dan ijma.

Telah masyhur pula bahwa puasa Ramadhan diwajibkan sejak tahun kedua hijriyah, dan sepanjang hayat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hanya menjalankan sembilan kali puasa Ramadhan.

Dalam sejarah Islam, pewajiban puasa pun tidak langsung, melainkan diberikan anjuran puasa sebagai memberikan pengalaman dan pembiasaan.

Berkata Syaikh Ibnu Al Utsaimin Rahimahullah:

وحكمه: الوجوب بالنص والإجماع.
ومرتبته في الدين الإسلامي: أنه أحد أركانه، فهو ذو أهمية عظيمة في مرتبته في الدين الإسلامي. وقد فرض الله الصيام في السنة الثانية إجماعاً، فصام النبي صلّى الله عليه وسلّم تسع رمضانات إجماعاً، وفرض أولاً على التخيير بين الصيام والإطعام؛ والحكمة من فرضه على التخيير التدرج في التشريع؛ ليكون أسهل في القبول؛ كما في تحريم الخمر 

 “Hukumnya adalah wajib berdasarkan nash (teks Al Quran dan Al Hadits) dan ijma’.

Kedudukannya dalam agama Islam adalah dia sebagai salah satu rukun Islam yang memiliki urgensi yang agung dalam Islam.

Telah ijma bahwa Allah   mewajibkan puasa pada tahun kedua,  dan ijma pula  bahwa puasanya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah sembilan kali Ramadhan.

Pertama kali diwajibkan adalah sebagai  takhyir  (pemberian opsi) antara puasa dan makan, hikmah dari pewajiban dengan cara ini adalah sebagai pentahapan dalam pensyariatannya agar lebih mudah diterima, sebagaimana dalam pengharaman khamr. (Syarhul Mumti , 6/298. Mawqi Ruh Al Islam)

📚 *Rukun Puasa*

Ada dua rukun Puasa :

☝ *Pertama* ,  _menahan diri dari yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga tenggelam matahari._

☝ *Kedua* , _niat untuk puasa. Niat dilakukan paling lambat sebelum terbit fajar._

 (Lengkapnya lihat Fiqhus Sunnah, 1/437)

🔸Bersambung🔸


0 Response to "Panduan Shaum Ramadhan (2)"

Post a Comment