Kehati-hatian dalam Makanan

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh ustadz/ah....kalau dapat kiriman makanan dari non-Muslim yang bukan snack kemasan (tapi dimasak dirumah), dan kita tahu mereka dirumah masak babi untuk konsumsi mereka sendiri, gak boleh dong? Walaupun daging yang dibeli halal.

Jawaban :
----------------

 وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Jika kita sudah tahu kondisinya demikian, untuk kehati-hatian sebaiknya tidak dikonsumsi. Sebagaimana Rasulullah ﷺ bersabda bahwa halal dan haram itu jelas. Dan di antara keduanya ada syubhat.

Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim Telah menceritakan kepada kami Zakaria dari 'Amir berkata; aku mendengar An Nu'man bin Basyir berkata; aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

 "Yang halal sudah jelas dan yang haram juga sudah jelas. Namun diantara keduanya ada perkara syubhat (samar) yang tidak diketahui oleh banyak orang. Maka barangsiapa yang menjauhi diri dari yang syubhat berarti telah memelihara agamanya dan kehormatannya. Dan barangsiapa yang sampai jatuh (mengerjakan) pada perkara-perkara syubhat, sungguh dia seperti seorang penggembala yang menggembalakan ternaknya di pinggir jurang yang dikhawatirkan akan jatuh ke dalamnya. Ketahuilah bahwa setiap raja memiliki batasan, dan ketahuilah bahwa batasan larangan Allah di bumi-Nya adalah apa-apa yang diharamkan-Nya. Dan ketahuilah pada setiap tubuh ada segumpal darah yang apabila baik maka baiklah tubuh tersebut dan apabila rusak maka rusaklah tubuh tersebut. Ketahuilah, ia adalah hati". (Shahih Bukhari nomor 50).

Wallahu a'lam.

Dijawab oleh Ustadz Slamet Setiawan

NASEHAT HARI INI