11 Cara Untuk Membangun Kesopanan Pada Remaja Kita* *(Bag. 2)

KELUARGA & PARENTING

Pemateri: Ustadzah Dra. INDRA ASIH

_Bagian 1_ : http://www.manis.id/2016/12/11-cara-untuk-membangun-kesopanan-pada.html?m=1

4⃣ *Berpalinglah dari hal-hal yang tidak dapat kita hindari*

Kita dapat mematikan televisi, atau komputer atau ponsel, tetapi kita tentu tidak dapat melakukannya terhadap hal-hal vulgar di “billboard”. Tampaknya di beberapa tempat, jenis iklan meningkat, apakah itu iklan bir, pantai, atau bar. Dalam kasus ini, pastikan kita memberi contoh dengan menghindar melihat dari hal yang tidak dapat dihindari dan berkata dengan lembut, tapi cukup keras untuk didengar anak-anak, ucapan "Astaghfirullah".

5⃣ *Allah selalu mengawasi dan kita semua akan dimintai pertanggung jawaban*

Ini adalah kunci konsep Islam yang kita pelajari dari masa kanak-kanak, tetapi perlu ditegaskan kembali ketika anak-anak mulai tumbuh remaja, mulai usia 9 atau 10. Allah selalu mengawasi segala sesuatu, dan Dia tahu jika kita berselancar dan melihat sesuatu yang tidak pantas secara online, SMS dengan seseorang kita tidak boleh, atau mem-“posting” hal-hal yang Allah dan juga orang tua kita tidak akan setuju. Juga penting untuk menekankan dalam tulisan singkat ini, kita memberi tahukan anak-anak kita bahwa mulai saat anak laki-laki atau perempuan pubertas, tindakan mereka akan dihisab di akhirat dan mereka akan bertanggung jawab untuk diri mereka. Jadi, jika orang tua mungkin tidak mengetahui setiap keburukan, Allah tahu semua yang mereka lakukan. Sementara Dia adalah yang paling Pengampun dan Maha Penyayang, Dia juga meminta pertanggungjawaban kita.

6⃣ *Apa yang akan Raulullah shalallahu ‘alaihi wassalam lakukan?*

Ini adalah pertanyaan harus kita tanyakan kepada diri sendiri dan mengajarkan anak-anak kita untuk bertanya seperti itu ketika dihadapkan dengan berbagai macam situasi. Mendorong anak-anak untuk melakukan hal yang sama tentang hal-hal kesopanan dan isu-isu lainnya. Akankah Nabi saw, merayu melalui teman sekelasnya? Bagaimana dia akan merespon jika seseorang dari lawan jenis memintanya untuk " nongkrong-nongkrong" sendiri atau “chat online” sampai malam? Apakah dia akan menatap tak berkedip seorang lawan jenis yang menarik, baik dalam kehidupan nyata atau online? Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam, adalah panutan yang terbaik, dan contoh beliau adalah tujuan perilaku kita semua sebagai Muslim. Menanyakan pertanyaan ini, akan kembali mengingatkan kita untuk segera kembali pada jalur kesopanan.

_Bersambung ke bag.3_

0 Response to "11 Cara Untuk Membangun Kesopanan Pada Remaja Kita* *(Bag. 2)"

Post a Comment

NASEHAT HARI INI