Shalat-shalat Sunnah

Ustadz Menjawab
Ustadz Muhar Nur Abdi
02 November 2016
=====================

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

kak, minta penjelasannya mengenai shalat2 sunnah

MFT 09
===========
Jawaban


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Untuk shalat-shalat sunnah, ada banyak macamnya. Tapi kali ini, kita jelaskan beberapa saja ya..

Shalat-shalat sunnah yang lazim atau sering dilakukan oleh kebanyakan muslim..
Berikut shalat-shalat sunnah itu:

1. Shalat Wudhu.
Yaitu shalat sunnah dua raka'at yang bisa dikerjakan setiap selesai berwudhu.

Niatnya :
"Ushalli sunnatal wudlu-I rak'ataini lillahi Ta’aalaa"

Artinya, "aku niat shalat sunnah wudhu dua rakaat karena Allah Ta'ala."

2. Shalat Tahiyatul Masjid.
Yaitu shalat sunnah dua raka'at yang dikerjakan ketika memasuki masjid, sebelum duduk untuk menghormati masjid. Rasulullah SAW bersabda, "Apabila seseorang diantara kamu masuk masjid, maka janganlah hendak duduk sebelum shalat dua raka'at lebih dahulu" (HR. Bukhari dan Muslim).

Niatnya :

"Ushalli sunnatal Tahiyatul Masjidi  rak’ataini lillahi Ta’aalaa"

Artinya, "aku niat shalat sunnah tahiyatul masjid dua raka'at karena Allah Ta'ala."

3. Shalat Dhuha.
Yaitu shalat sunnah yang dikerjakan ketika matahari baru naik. Jumlah raka'atnya minimal 2 maksimal 12. Dari Anas r.a., berkata Rasulullah SAW, "Barang siapa shalat Dhuha 12 raka'at, Allah akan membuatkan untuknya istana disurga." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majjah)

Niatnya :

"Ushalli sunnatal Dhuha rak’ataini lillahi Ta’aalaa"

Artinya, "aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta'ala."

4. Shalat Rawatib.
Yaitu shalat sunnah yang dikerjakan mengiringi shalat fardhu. Niatnya :

a.   Qabliyah, adalah shalat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum shalat wajib. Waktunya : 2 rakaat sebelum shalat subuh, 2 rakaat sebelum shalat Dzuhur, 2 atau 4 rakaat sebelum shalat Ashar, dan 2 rakaat sebelum shalat Isya’. Niatnya:

‘Ushalli sunnatadh Dzuhri*  rak’ataini Qibliyyatan lillahi Ta’aalaa’ Artinya: ‘aku niat shalat sunnah sebelum dzuhur dua rakaat karena Allah’

b.   Ba’diyyah, adalah shalat sunnah rawatib yang dikerjakan setelah shalat fardhu. Waktunya : 2 atau 4 rakaat sesudah shalat Dzuhur, 2 rakaat sesudah shalat Magrib dan 2 rakaat sesudah shalat Isya. Niatnya :

‘Ushalli sunnatadh Dzuhri*  rak’ataini Ba’diyyatan lillahi Ta’aalaa’ Artinya : ‘aku niat shalat sunnah sesudah  dzuhur dua rakaat karena Allah’

5. Shalat Tahajjud.
Yaitu shalat sunnah pada waktu malam. Sebaiknya lewat tengah malam. Dan setelah tidur. Minimal 2 raka''at maksimal sebatas kemampuan kita. Keutamaan shalat ini, diterangkan dalam Al-Qur'an. "Dan pada sebagian malam hari bershalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ketempat yang terpuji." (QS. Al-Isra : 79 )

Niatnya :

"Ushalli sunnatal tahajjudi  rak’ataini lillahi Ta’aalaa"

Artinya, "aku niat shalat sunnah tahajjud dua rakaat karena Allah Ta'ala."

6. Shalat Istikharah.
Yaitu shalat sunnah dua rakaat untuk meminta petunjuk yang baik, apabila kita menghadapi dua pilihan, atau ragu dalam mengambil keputusan. Sebaiknya dikerjakan pada 2/3 malam terakhir.

Niatnya :

"Ushalli sunnatal Istikharah  rak’ataini lillahi Ta’aalaa"

Artinya, "aku niat shalat sunnah Istikharah dua rakaat karena Allah Ta'ala."

7. Shalat Witir.
Yaitu shalat sunnat mu'akkad (dianjurkan) yang biasanya dirangkaikan dengan shalat tarawih, Bilangan shalat witir 1, 3, 5, 7 sampai 11 rakaat.

Dari Abu Aiyub, berkata Rasulullah SAW, "Witir itu hak, maka siapa yang suka mengerjakan lima, kerjakanlah. Siapa yang suka mengerjakan tiga, kerjakanlah. Dan siapa yang suka satu maka kerjakanlah." (HR. Abu Daud dan An-Nasai)

Dari Aisyah r.a., "adalah nabi SAW shalat sebelas rakaat diantara shalat isya' dan terbit fajar. Beliau memberi salam setiap dua raka'at dan yang penghabisan satu raka'at." (HR. Bukhari dan Muslim)

Niatnya :

"Ushalli sunnatal witri rak’atan lillahi Ta’aalaa"

Artinya, "aku niat shalat sunnat witir dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Wallaahua'alam..

0 Response to "Shalat-shalat Sunnah"

Post a Comment