Pola Asuh yg Memanjakan

By: Ustadz Farid Nu'man Hassan, S.S

Assalammualaikum Wr. Wb.
saya ingin bertanya lebih dalam,tentang permasalahan keluarga kepada ustadz, Saya mohon pencerahannya..ada beberapa kebimbangan di hati saya saat ini,pola asuh ibu saya yang terlalu memanjakan kakak laki laki saya, membuat kakak saya jadi ngelunjak dan tak sadar diri, di usia dia yang mau ke 30 tahun, dia tak tergerak untuk hidup secara sederhana dan mandiri. Pola asuh ibu saya membuat dia selalu pengen dibelikan ini dan itu tanpa berusaha untuk sendiri mewujudkannya. kami keluarga besar sudah banyak memberi saran, agar ibu saya tak terlalu memperturutkan semua kehendak kakak saya, apakah saya sebagai anak tidak salah untuk mengingatkan ibu saya? Sikap yang bagaimana yang harus saya jalani ketika ibu saya sendiri tak mau mendengarkan saran saran baik dari kami.. 🅰1⃣3⃣

Jawaban
----------

و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته
Bismillah wal Hamdulillah .., Jika memang begitu keadaannya, dan pihak saudara yang lain juga merasakan hal serupa, maka tidak apa-apa memberikan nasihat yang baik dengan perkataan yang lembut.

Mengingat Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

«الدِّينُ النَّصِيحَةُ» قُلْنَا: لِمَنْ؟ قَالَ: «لِلَّهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُولِهِ وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ»

"Agama adalah nasihat". Kami bertanya: "Untuk siapa ?" Beliau bersabda: "Untuk Allah, kitabNya, rasulNya, para pemimpin kaum muslimin, dan orang-orang kebanyakan. (HR. Muslim, 95/55)

Jadi, siapa pun itu berhak mendapatkan nasihat. Bahkan budaya saling menasihati di sebuah keluarga merupakan di antara ciri keluarga dikatakan keluarga Islami (Usrah Muslimah).

Ini pun dalam rangka menolong ibu, agar bisa berbuat adil terhadap anak-anaknya. Sebab, Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

"Bertakwalah kalian kepada Allah dan berbuat adil-lah kepada anak-anak kalian." (HR. Muttafaq 'Alaih)

Wallahu a'lam

0 Response to "Pola Asuh yg Memanjakan"

Post a Comment

loading...
loading...