PERIAS SALON

Ustadz Menjawab
Rabu, 09 November 2016
Ustadz Farid Nu'man

Assalamu'alaikum..klo hukum bgi perias wajah/salon kcantikan bagaimana,walau tadinya niat ingin membantu muslimah utk tampil cantik dihadapan suami,tapi apa daya yg datang misal kebanyakan minta dirias utk acara wisuda,pernikahan dll..

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸƒJawaban

ูˆ ุนู„ูŠูƒู…  ุงู„ุณู„ุงู…  ูˆ  ุฑุญู…ุฉ  ุงู„ู„ู‡  ูˆ  ุจุฑูƒุงุชู‡
saya rasa secara hukum sudah jelas, bahwa para gadis ini belum waktunya seperti itu, untuk siapa mereka seperti itu, mgkin agak mending jika mereka sdh berhijab artinya kemungkinan minta disanggul lebih kecil, sehingga terhindar sebagai alwashilat wal mustawshilat (penyambung rambut dan yg disambung rambut), tapi tetaplah wajah akan permak begitu rupa .. Ini memang terkait pemahaman agama, ghazwul fikri, serta budaya dan nilai hidup yg dianut.

Sikap yg terbaik adalah tegas menolaknya, agar kita tidak ada peran dlm tabarrujnya mereka .

Ada pun merias utk pernikahan
Aisyah pun dirias saat nikah, yang penting tetap tutup aurat secara sempurna, tdk dgn bahan yg najis atau diharamkan, tdk israf/berlebihan, ada pun bahan yg dipilih tdk masalah. mahkota2 itu wilayah syubhat/grey area, lbh hati2 tinggalkan .. sbb ada unsur tasyabbuh/ikut2an/menyerupai riasan wanita non muslim.
wallahu a'lam