Haidh Darah Kotor

Ustadzah Nurdiana

Assalamua'laikum....ustadz or ustadzah...Kenapa saat menstruasi itu dikatakan perempuan itu dalam keadaan kotor dan tidak suci?
Mohon pencerahannya ya

Jawaban
-----------

و عليكم  السلام  و  رحمة  الله  و  بركاته

‘Haid itu adalah kotoran.’ Oleh karena itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya, Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.” (QS Al-Baqarah: 222)

Saat haid,terjadi peluruhan dinding rahim ada darah keluar dan wanita yg haid tdk boleh sholat. Dari hasil penelitian ada alasan medisnya:

Sebuah studi menunjukkan bahwa gerakan ruku’ dan sujud memang berbahaya bagi wanita haid, sebab gerakan ini dapat meningkatkan peredaran darah kembali ke rahim para wanita, yang memang semestinya harus dikeluarkan. Hal tersebut akan menyebabkan darah yang harus dikeluarkan malah menggumpal di rahim.

Selain itu, wanita haid juga pada umumnya mengalami kontraksi yang hebat pada bagian perut dan rahim disebabkan oleh gumpalan darah di rahim yang meluruh. Ketika kondisi kontraksi ini akan menyebabkan perempuan merasa kesakitan dan sulit berkonsentrasi, sehingga dia akan sulit untuk berkonsentrasi saat beribadah sholat dan juga dikhawatirkan kontraksi akan terasa lebih parah apabila melakukan ibadah sholat.

Sedangkan untuk larangan puasa saat wanita haid, hal ini disebabkan wanita yang sedang haid banyak mengeluarkan darah dalam jumlah yang cukup banyak, yang berarti dia akan kehilangan magnesium dan zat besi dalam jumlah yang cukup banyak saat puasa. Oleh karena itu, saat sedang haid wanita harus mengonsumsi banyak makanan kaya zat besi, makanan tinggi protein, makanan tinggi serat dan sumber vitamin C yang dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh mereka.

Bukan hanya itu saja, saat sedang haid juga wanita cenderung mengalami perubahan hormon yang lumayan drastis sehingga 0umumnya mereka mempunyai emosi yang naik turun. Nah, jika dibiarkan lapar begitu saja, khawatirnya perubahan hormon dan emosi yang terjadi akan semakin parah dan membuat perempuan semakin sensitif terhadap sekitarnya.

Kalau merujuk firman Allah

أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ فَلَا يَقْرَبُوا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ بَعْدَ عَامِهِمْ هَٰذَا ۚ وَإِنْ خِفْتُمْ عَيْلَةً فَسَوْفَ يُغْنِيكُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ إِنْ شَاءَ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

"Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karunia-Nya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." ( Qs. At Taubah : 28 )

Berdasarkan ayat tsb yang musyrik itu najis. Jd semua orang beriman ,baik laki laki  maupun perempuan tidak najis. Najis dalam arti maknawi.

Urwah pernah ditanya orang, “Bolehkah wanita haid melayaniku dan bolehkah wanita junub mendekatiku?” Urwah berkata, “Semuanya boleh bagiku, semuanya boleh melayaniku, dan tiada celanya. Aisyah telah menceriterakan kepadaku bahwa dia pernah menyisir rambut Rasulullah saw ketika dia sedang haid, padahal ketika itu Rasulullah saw sedang i’tikaf di masjid; beliau mendekatkan kepalanya kepadanya (Aisyah) dan dia (Aisyah) ada di dalam kamarnya, lalu ia menyisir beliau, padahal ia sedang haid.”

Dikisahkan ada Lelaki Membaca Al-Qur’an di Pangkuan Istrinya, Sedang Istrinya Itu dalam Keadaan Haid
Abu Wa’il mengutus pelayannya yang sedang haid supaya membawa (mengambil) Al-Qur’an dari Abu Razin dengan memegangnya pada gantungannya.

 Aisyah r.a. berkata,
“Nabi Muhammad saw. bersandar di pangkuan aku, padahal aku sedang haid, kemudian beliau membaca Al-Qur’an.”

Kesimpulannya : mohon di bedakan makna kotor dengan suci. Wanita haid memang dalam keadaan kotor tapi hakikatnya ia tetap suci.

Wallahu a'lam.

0 Response to "Haidh Darah Kotor"

Post a Comment