Tafsir Surat Al-Maidah Ayat 57

Sabtu, 14 Muharam 1438 H  / 15 Oktober 2016

Al-Qur'an

Ustadz Noorahmat

Tafsir Surat Al-Maidah Ayat 57
============================

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Adik-adik....
Hari ini kita bertemu kembali dengan materi Tafsir Al Qur'an.

Bagaimana khabar adik-adik sekalian? Semoga senantiasa berada dalam keberkahan Allah Azza wa Jalla.

Kali ini kita akan bahas Tafsir Al Quran surat Al Maidah ayat 57.

Kenapa ayat 57? Kenapa bukan ayat 51 yang sedang heboh? Mau tahu alasannya?.....

Salah satunya agar kita semua juga melanjutkan memahami Al Quran tidak hanya fi ayat-ayat tertentu.

Adik-adik sekalian....
Al Maidah ayat 57 ini merupakan penegasan dari ayat 51 yang heboh itu.

Mari kita mulai.
Allah Azza wa Jalla berfirman

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِين

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil jadi wali kalian, orang-orang yang membuat agama kalian jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelum kalian, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kalian betul-betul orang-orang yang beriman. [QS Al Maidah 5:57]

Adik-adik...
Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ayat ini merupakan peringatan terhadap aktifitas berteman dekat (karib) dengan musuh-musuh Islam dan para pemeluknya, yaitu dari kalangan kaum Ahli Kitab dan kaum musyrik.

Kaum musyrik pada umumnya adalah orang-orang yang menjadikan syumuliah syariat Islam yang mencakup semua kebaikan dunia dan akhirat sebagai bulan-bulanan ejekan mereka.

Terkait ini ada sebuah syair

وَكَمْ مِنْ عَائبٍ قَولا صَحِيحًا ... وآفَتُهُ مِن الْفَهم السَّقِيمِ ...

Betapa banyak orang yang mencela perkataan yang benar, hal itu bersumberkan dari pemahaman yang tidak benar.

Adik-adik...
Huruf min pada lafaz minal lazina dalam ayat ini adalah untuk menerangkan jenis yang berarti "yaitu".

Penggunaan lafaz yang sama bisa dilihat dalam dalam QS Al Hajj ayat 30.

فَاجْتَنِبُوا الرِّجْسَ مِنَ الأوْثَانِ

maka jauhilah oleh kalian barang yang najis, (yaitu)berhala-berhala tersebut.

Para mufassir mentafsirkan yang dimaksud dengan orang-orang kafir dalam ayat ini ialah orang-orang musyrik, seperti yang disebutkan di dalam qiraah Ibnu Mas'ud menurut apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Jarir, yaitu:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ

Janganlah kalian mengambil orang-orang yang membuat agama kalian jadi buah ejekan dan permainan, yaitu di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelum kalian dan orang-orang musyrik, sebagai wali kalian.

Yaitu bertakwalah kalian kepada Allah, janganlah kalian mengambil musuh-musuh kalian dan agama kalian itu sebagai wali (teman sejawat) kalian jika kalian orang-orang yang beriman kepada syariat Allah, karena mereka membuat agama kalian sebagai bahan ejekan dan permainan.

Hal ini selaras dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain, yaitu:

لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلا أَنْ تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ

Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kalian terhadap diri (siksa)-NyaDan hanya kepada Allah kembali (kalian). [Ali Imran 3:28]

Jadi kesimpulannya?
Diskusikab dengan mentor di group masing-masing ya....☺ Jangan malu bertanya....👍

InsyaAllah sampai disini dahulu, kita bertemu kembali pekan depan.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته