Nabi Hud AS Part I

๐Ÿ“† Selasa, 03 Muharram 1438 H/04 Oktober 2016

๐Ÿ“• Sirah

๐Ÿ“ Ustadzah Yani

๐Ÿ“– Nabi Hud AS Part I
============================
๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Assalamu'alaikum sahabat MFT.....

1. Nasab dan Asal Muasal Nabi HUD AS

Nasabnya adalah Hud bin Syalih bin Afkhasyz bin Sam bin Nuh AS.

Beliau berasal dari suku 'Ad bin Aush bin Sam bin Nuh. Mereka adalah bangsa Arab yang tinggal di gunung bebatuan yang terletak di negeri Yaman, antara Oman dan Hadramaut.

Mereka biasa tinggal didalam kemah yang memiliki tiang besar, sebagaimana terdapat dalam firman Allah SWT,

ุฃَู„َู…ْ ุชَุฑَ ูƒَูŠْูَ ูَุนَู„َ ุฑَุจُّูƒَ ุจِุนَุงุฏٍ

"Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum 'Aad?" (QS. Al-Fajr: 6)

ุฅِุฑَู…َ ุฐَุงุชِ ุงู„ْุนِู…َุงุฏِ

"(yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi." (QS. Al-Fajr: 7)

Maksudnya adalah bahwa suku Iram merupakan bangsa 'Ad generasi pertama. Adapula yang mengatakan bahwa Nabi Hud merupakan orang pertama yang berbicara dengan bahasa Arab.  Bangsa-bangsa Arab sebelum Nabi Ismail AS dikenal dengan istilah Arab Al-Aribah. Mereka terdiri dari banyak suku, diantaranya Ad, Tsamud, Madyan, Qathan, dll. Sedangkan keturunan Nabi Ismail AS dan Nabi Ibrahim AS dikenal dengan istilah Arab Al-Musta'ribah.

2. Kekuatan Bangsa 'Ad dan Penentangan Terhadap Nabi HUD AS.

ูَุฃَู…َّุง ุนَุงุฏٌ ูَุงุณْุชَูƒْุจَุฑُูˆุง ูِูŠ ุงู„ْุฃَุฑْุถِ ุจِุบَูŠْุฑِ ุงู„ْุญَู‚ِّ ูˆَู‚َุงู„ُูˆุง ู…َู†ْ ุฃَุดَุฏُّ ู…ِู†َّุง ู‚ُูˆَّุฉً ۖ ุฃَูˆَู„َู…ْ ูŠَุฑَูˆْุง ุฃَู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ุงู„َّุฐِูŠ ุฎَู„َู‚َู‡ُู…ْ ู‡ُูˆَ ุฃَุดَุฏُّ ู…ِู†ْู‡ُู…ْ ู‚ُูˆَّุฉً ۖ ูˆَูƒَุงู†ُูˆุง ุจِุขูŠَุงุชِู†َุง ูŠَุฌْุญَุฏُูˆู†َ

"Adapun kaum 'Aad maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alasan yang benar dan berkata: "Siapakah yang lebih besar kekuatannya dari kami?" Dan apakah mereka itu tidak memperhatikan bahwa Allah Yang menciptakan mereka adalah lebih besar kekuatan-Nya daripada mereka? Dan adalah mereka mengingkari tanda-tanda (kekuatan) Kami." (QS. Fushshilat: 15)

Bangsa 'Ad adalah bangsa pertama penyembah berhala setelah peristiwa banjir bandang yang menimpa kaum Nabi NUH AS. Allah SWT memberi mereka postur tubuh yang kekar dan kuat. Namun, sangat disayangkan dengan kekuatan yang mereka miliki mereka merasa sombong dan menyatakan bahwa mereka lah yang paling kuat. Puncak kesombongannya adalah ketika mereka tidak beriman kepada Allah SWT.

Merekapun menjadi penyembah berhala, yaitu Shuda, Shamuda dan Hira.

Allah SWT mengutus Nabi HUD AS untuk berdakwah, agar mereka meninggalkan kemusyrikan dan beribadah kepada Allah SWT.

ูˆَุฅِู„َู‰ٰ ุนَุงุฏٍ ุฃَุฎَุงู‡ُู…ْ ู‡ُูˆุฏًุง ۚ ู‚َุงู„َ ูŠَุง ู‚َูˆْู…ِ ุงุนْุจُุฏُูˆุง ุงู„ู„َّู‡َ ู…َุง ู„َูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุฅِู„َٰู‡ٍ ุบَูŠْุฑُู‡ُ ۖ ุฅِู†ْ ุฃَู†ْุชُู…ْ ุฅِู„َّุง ู…ُูْุชَุฑُูˆู†َ

"Dan kepada kaum 'Ad (Kami utus) saudara mereka, Huud. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Kamu hanyalah mengada-adakan saja." (QS. Hud: 50)

(ูَู‚َุงู„َ ุงู„ْู…َู„َุฃُ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆุง ู…ِู†ْ ู‚َูˆْู…ِู‡ِ ู…َุง ู†َุฑَุงูƒَ ุฅِู„َّุง ุจَุดَุฑًุง ู…ِุซْู„َู†َุง ูˆَู…َุง ู†َุฑَุงูƒَ ุงุชَّุจَุนَูƒَ ุฅِู„َّุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ู‡ُู…ْ ุฃَุฑَุงุฐِู„ُู†َุง ุจَุงุฏِูŠَ ุงู„ุฑَّุฃْูŠِ ูˆَู…َุง ู†َุฑَู‰ٰ ู„َูƒُู…ْ ุนَู„َูŠْู†َุง ู…ِู†ْ ูَุถْู„ٍ ุจَู„ْ ู†َุธُู†ُّูƒُู…ْ ูƒَุงุฐِุจِูŠู†َ

"Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: "Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta." (QS. Hud: 27)

Namun, kaum 'Ad menolak dakwah Nabi HUD AS, seraya berkata bahwa mereka tidak ingin meninggalkan ajaran nenek moyang mereka, dan mereka tidak yakin akan risalah yang dibawa oleh Nabi HUD AS sebelum beliau membuktikan kebenarannya. Serta, mereka mengancam Nabi HUD AS dengan mengatakan bahwa tuhan-tuhan mereka akan mendatangkan kecelakaan terhadap Nabi HUD AS.

ู‚َุงู„ُูˆุง ูŠَุง ู‡ُูˆุฏُ ู…َุง ุฌِุฆْุชَู†َุง ุจِุจَูŠِّู†َุฉٍ ูˆَู…َุง ู†َุญْู†ُ ุจِุชَุงุฑِูƒِูŠ ุขู„ِู‡َุชِู†َุง ุนَู†ْ ู‚َูˆْู„ِูƒَ ูˆَู…َุง ู†َุญْู†ُ ู„َูƒَ ุจِู…ُุคْู…ِู†ِูŠู†َ

Kaum 'Ad berkata: "Hai Huud, kamu tidak mendatangkan kepada kami suatu bukti yang nyata, dan kami sekali-kali tidak akan meninggalkan sembahan-sembahan kami karena perkataanmu, dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kamu." (QS. Hud: 53)

ุฅِู†ْ ู†َู‚ُูˆู„ُ ุฅِู„َّุง ุงุนْุชَุฑَุงูƒَ ุจَุนْุถُ ุขู„ِู‡َุชِู†َุง ุจِุณُูˆุกٍ ۗ ู‚َุงู„َ ุฅِู†ِّูŠ ุฃُุดْู‡ِุฏُ ุงู„ู„َّู‡َ ูˆَุงุดْู‡َุฏُูˆุง ุฃَู†ِّูŠ ุจَุฑِูŠุกٌ ู…ِู…َّุง ุชُุดْุฑِูƒُูˆู†َ

"Kami tidak mengatakan melainkan bahwa sebagian sembahan kami telah menimpakan penyakit gila atas dirimu." Hud menjawab: "Sesungguhnya aku bersaksi kepada Allah dan saksikanlah olehmu sekalian bahwa sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan." (QS. Hud: 54)

Nabi HUD AS menjawab tantangan mereka dengan menyatakan Bara (berlepas diri) dari berhala yang mereka sembah dan meminta mereka membuktikan bahwa tuhan-tuhan mereka dapat menyakitinya secepat mungkin. Namun, mereka tidak dapat berbuat apa-apa.

ู…ِู†ْ ุฏُูˆู†ِู‡ِ ۖ ูَูƒِูŠุฏُูˆู†ِูŠ ุฌَู…ِูŠุนًุง ุซُู…َّ ู„َุง ุชُู†ْุธِุฑُูˆู†ِ

"Dari selain-Nya, sebab itu jalankanlah tipu dayamu semuanya terhadapku dan janganlah kamu memberi tangguh kepadaku." (QS. Hud: 55)

ุฅِู†ِّูŠ ุชَูˆَูƒَّู„ْุชُ ุนَู„َู‰ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฑَุจِّูŠ ูˆَุฑَุจِّูƒُู…ْ ۚ ู…َุง ู…ِู†ْ ุฏَุงุจَّุฉٍ ุฅِู„َّุง ู‡ُูˆَ ุขุฎِุฐٌ ุจِู†َุงุตِูŠَุชِู‡َุง ۚ ุฅِู†َّ ุฑَุจِّูŠ ุนَู„َู‰ٰ ุตِุฑَุงุทٍ ู…ُุณْุชَู‚ِูŠู…ٍ

"Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melatapun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus." (QS. Hud: 56)

Mereka bangsa 'Ad menolak Nabi HUD AS karena mereka menganggap bahwa seorang Rasul mestinya bukan manusia seperti mereka. Namun, hal tersebut langsung dibantah oleh Nabi HUD AS dengan berkata sebagaimana dikisahkan dalam Al-Qur'an:

ุฃَูˆَุนَุฌِุจْุชُู…ْ ุฃَู†ْ ุฌَุงุกَูƒُู…ْ ุฐِูƒْุฑٌ ู…ِู†ْ ุฑَุจِّูƒُู…ْ ุนَู„َู‰ٰ ุฑَุฌُู„ٍ ู…ِู†ْูƒُู…ْ ู„ِูŠُู†ْุฐِุฑَูƒُู…ْ ูˆَู„ِุชَุชَّู‚ُูˆุง ูˆَู„َุนَู„َّูƒُู…ْ ุชُุฑْุญَู…ُูˆู†َ

"Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepada kamu peringatan dari Tuhanmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepadamu dan mudah-mudahan kamu bertakwa dan supaya kamu mendapat rahmat?" (QS. Al-A'raf: 63)

Begitulah Nabi HUD meladeni pengingkatan-pengingkaran dari kaum 'Ad dengan jawaban yang halus namun tegas. Hingga akhirnya setelah berbagai cara dakwah dilakukan namun tiada guna. Maka Nabi HUD AS mengancam mereka dengan azab Allah jika terus menerus menolak untuk menyembah Allah SWT.  Sebagai wujudnya Nabi HUD memohon dan berdo'a kepada Allah agar di tolong dalam menghadapi kaum yang mendustakannya.

ู‚َุงู„َ ุฑَุจِّ ุงู†ْุตُุฑْู†ِูŠ ุจِู…َุง ูƒَุฐَّุจُูˆู†ِ

Rasul itu berdo'a: "Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku." (QS. Al-Mu'minun: 39)

Bersambung...

Sumber : Kisah Para Nabi (Ibnu Katsir)

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ“ฒSebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
๐Ÿ“ฑ Telegram : https://is.gd/3RJdM0
๐Ÿ–ฅ Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
๐Ÿ“ฎ Twitter : https://twitter.com/grupmanis
๐Ÿ“ท Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
๐Ÿ•น Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis