Ketika Kepercayaan Menghilang Dalam Pernikahan

📆 Sabtu, 25 Dzulqo'dah 1437H / 27 Agustus 2016

📚 *KELUARGA*

📝 Pemateri: *Ustadzah Dra. INDRA ASIH*

📝 *Ketika Kepercayaan Menghilang Dalam Pernikahan*

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁

Sesungguhnya Allah subhanallahu wa ta’ala di samping menyebutkan di dalam firman-Nya perintah untuk menjalankan amanah, juga menyebutkan kepada kita larangan untuk berbuat khianat.
Sebagaimana tersebut dalam firman-Nya:
_“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan janganlah kalian mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepada kalian, sedang kalian dalam keadaan mengetahui.” (Al-Anfal: 27)_

Bahkan Allah swt memberitakan kepada kita dalam ayat-Nya bahwa mengkhianati amanah adalah sifat orang-orang Yahudi, yang kita dilarang untuk meniru akhlak mereka. Hal ini sebagaimana tersebut dalam firman-Nya:

_”Dan di antara mereka (orang-orang Yahudi) ada orang yang jika kamu memercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepadamu kecuali jika kamu selalu menagihnya.” (Ali ‘Imran: 75)_

Begitu pula Rasulullah salallahu ‘alaihi wassalam memberitakan kepada kita bahwa mengkhianati amanah adalah sifat orang-orang munafik. Sebagaimana dalam sabdanya:

آيَةُ الْـمُنَافِقِ ثَلاَثٌ: إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ.

“Tanda-tanda orang munafiq ada tiga: Jika berbicara berdusta, bila berjanji tidak menepati janjinya, dan apabila diberi amanah mengkhianatinya.” (HR. Muttafaqun ‘alaih)

Dalam riwayat Al-Imam Muslim  disebutkan:

وَإِنْ صَامَ وَصَلَّى وَزَعَمَ أَنَّهُ مُسْلِمٌ
“Meskipun dia shalat dan puasa serta mengaku dirinya muslim.”
 
🚥 *Selingkuh itu pengkhianatan*  🚥

_“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk,”
(al-Israa’: 32)_

Islam sangat menganjurkan kesetiaan, terutama bagi pasangan suami istri. Dalam sejarah Islam, Nabi Muhammad Saw sudah mencontohkan kesetiaannya terhadap istrinya.
Meskipun di Al Quran secara jelas memperbolehkan menikah sebanyak 4 kali, namun kuncinya adalah jika itu semua berbuat adil. Intinya, satu lebih baik jika setia, dan empat sangat tidak terpuji jika tidak bisa berbuat adil.

Selingkuh, secara bahasa Indonesia diartikan sebagai perbuatan suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri; tidak berterus terang; tidak jujur; curang; serong; suka menggelapkan uang; bahkan diartikan korup.

Selingkuh itu ibarat menyembuyikan sesuatu yang pasti itu tidak baik dalam kehidupan rumah tangga. Biasanya, faktornya ketidakpuasan salah satu pihak, baik dalam konteks jasmani dan rohani, serta adanya pengganggu atau orang ketiga dalam suatu rumah tangga.

Secara manusiawi, siapa saja di dunia ini asal dia manusia pasti tidak mau dikhianati. Apalagi khianat dalam rumah tangga, hal itu sangat menyakitkan dan Allah  membenci tipe orang seperti itu. Di dalam Islam, perselingkuhan sering dikaitkan dengan perzinaan. Pasalnya, selingkuh akan mengarah pada zina.

💝 _*Cara menghindari perselingkuhan menurut Islam*_ 💝

Di dalam surat Al-isra’ sudah dijelaskan yang artinya;  _“Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.”_

Ayat tersebut memberi pesan kepada semua muslim agar tidak dekat-dekat dengan perselingkuhan dan zina. Jelas, selingkuh itu harus diputus mata rantainya.

Caranya adalah dengan menyukuri nikmat Allah, mempertebal iman-takwa dan tidak khianat pada pasangan.

Godaan nafsu di era digital seperti ini memang luar biasa. Untuk mencegah selingkuh, suami istri harus saling menerima kekurangan dan kelebihan. Serta saling menunaikan amanah masing-masing. Sebab, akar perselingkuhan itu biasanya diawali dari ketidakpuasan di antara keduanya, atau ada salah satu atau lebih pelanggaran hak yang dilakukan oleh salah satu atau keduanya.
Pada hal menurut Rasulullah SAW. Konsep perzinahan (Perselingkuhan itu adalah salah satu bentuk perzinahan) itu tidak hanya sebatas hubungan suami isteri diluar nikah saja, tetapi meliputi pula melihat sesuatu, membicarakan sesuatu yang menjurus kepada perzinahan itu tidak boleh. Seperti zina mata, zina lisan, dan zina anggota badan.

Disebutkan dalam hadits Abu Hurairah r.a, Rasulullah saw. bersabda, “Allah telah menetapkan atas setiap Bani Adam bagiannya dari zina yang  bisa dan pasti ia mendapatinya yaitu zina mata adalah melihat, zina lisan adalah berbicara, zina hati adalah hati berangan-angan serta bernafsu dan merasuk ke dalam perasaan untuk menikmatinya”
Mereka yang terjerat situasi ini adalah mereka yang telah tercerabut Imannya dari dalam hatinya,  karena sabda Rasulullah  yang diriwayatkan Abu Hurairah ra.
“Seseorang yang melanggar perintah Allah itu dengan melakukan dosa maka sesunguhnya pada saat itu imannya telah dicabut oleh Allah dalam dalam hatinya. Setelah berbuat dosa dia akan sadar, disaat dia sadar ini imannya dikembalikan lagi oleh Allah padanya”.

Orang yang terlibat selingkuh itu seperti orang gila, berapapun biaya dan waktu dia akan mengorbankannya dalam rangka memuaskan nafsu selingkuhnya.

*Pintu-pintu selingkuh*

*Pertama*:  _Dimulai dari keisengan_

🔸Bersambung 🔹

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan oleh:
website: http://www.iman-islam.com
Telegram : https://is.gd/3RJdM0
Facebook  : https://m.facebook.com/majelismanis/
Twitter : https://twitter.com/grupmanis
Istagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

💼 Sebarkan! Raih pahala...

0 Response to "Ketika Kepercayaan Menghilang Dalam Pernikahan"

Post a Comment

NASEHAT HARI INI