KENAPA YA NABI DILAHIRKAN DI MAKKAH? (2)

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

📆Selasa, 28 Syawwal 1437 H/ 02 agustus 2016

📘Sirah

📝 Wido Supraha

📖 KENAPA YA NABI DILAHIRKAN DI MAKKAH? (2)
=============================
🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃

Brother and Sista,

Kita lanjutkan ya rahasia mengapa Nabi dilahirkan di Makkah. Udah pada baca tulisan pertama kan? Terakhir kita telah belajar bahwa bangsa Arab pada aslinya merupakan keturunan dari dua bangsa besar: Qahthan dan ‘Adnan.

Nah, brother and sista, kalau kaum Qahthan mendiami bagian Selatan (wilayah Yaman) dan telah mengenal kebudayaan dan cara kehidupan menetap, maka kaum ‘Adnan (keturunan Isma’il a.s.) yang mendiami bagian Utara (Hijaz bagiannya) masih menjalani kehidupan Badui dan nomaden. Nomaden itu artinya suka berpindah-pindah tempat, guys. Segala bentuk kejahiliyahan karena ketidaktahuan terjadi pada masa ini. Budaya kehidupan nomaden ini melahirkan penghargaan yang lebih tinggi kepada golongan laki-laki, dan merendahkan martabat golongan wanita. Terjadilah kisah seperti dikuburnya anak wanita agar tidak menjadi tawanan perang. Kalaupun ada yang membesarkan anak wanita mereka, mereka membesarkannya dalam keadaan malu.

Kehidupan nomaden juga melahirkan watak berperang meski terdapat banyak watak positif seperti penghormatan terhadap bulan Haram, menjaga kehormatan, keberanian, konsistensi, memerangi kezhaliman, jujur, melindungi tetangga, pemaaf ketika berkuasa, menghormati tamu, dan lainnya. Perlindungan yang mereka jaga hadir baik melalui adopsi, perjanjian, sumpah, loyalitas, ataupun suaka politik. Kemungkinan besar akhlak yang paling menonjol dan paling banyak mendatangkan manfaat setelah pemenuhan janji adalah kemuliaan jiwa dan semangat pantang mundur, sebab kejahatan dan kerusakan tidak bisa disingkirkan, keadilan dan kebaikan tidak bisa ditegakkan kecuali dengan kekuatan dan ambisi seperti ini.

Dapat terbayangkan gak brother and sista, kalau di masa itu, dunia dikuasai oleh dua negara adidaya, Persia dan Romawi, disusul India dan Yunani. Kalau Persia adalah ladang subur khurafat dan filosofis yang saling bertentangan, maka Romawi telah dikuasai sepenuhnya semangat kolonialisme. Demikian India dan Yunani yang berada pada puncak kebejatan agama, akhlak dan sosial. Namun hikmah diturunkannya Islam bukan di Persia maupun di Romawi sama seperti hikmah dijadikannya Rasulullah seorang ummi.

Posisi jazirah Arab yang tepat di tengah jantung dunia purbakala, memiliki hikmah tersendiri. Belum pernah ada penakluk yang penuh ambisi merambah wilayah ini. Tak ada penguasa yang ingin menguasai daerah ini. Segala kegiatan aksi militer hanya sampai ke perbatasan Arab dengan Syiria, Palestina dengan Libanon. Bagi mereka, Jazirah Arab tidak pantas untuk diperebutkan. Di tempat inilah ternyata Nabi kita tercinta dilahirkan. Shallallahu 'alaihi wa sallam.

🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

💼Sebarkan! Raih pahala....

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

0 Response to "KENAPA YA NABI DILAHIRKAN DI MAKKAH? (2)"

Post a Comment

NASEHAT HARI INI