KARAKTERISTIK ISLAM

 Rabu, 22 Dzulqa'dah 1437 H/ 24 Agustus 2016
 Aqidah
 Ustadz Farid Nu'man Hasan
 *KARAKTERISTIK ISLAM*
============================

 *Mukadimah*
 
 Rubrik Aqidah kali ini menurunkan kajian tentang Khasha-isul Islam (Karakteristik Islam) sebagai perbekalan ilmiah bagi para da'i, selain sebagai upaya tarbiyah tsaqafiyah, juga agar para da'i mampu menampilkan Islam yang haq, istimewa dan unggul.
 Islam memiliki karakter, ciri khas, dan kepribadian yang berbeda dengan agama lainnya. Baik itu Yahudi, Kristen, atau agama paganis seperti Hindu, Budha, atau isme (paham) buatan manusia seperti komunisme, sosialisme, kapitalisme dan  lain-lain. Karakter ini, bukan sekadar menunjukkan perbedaan, tetapi juga keunggulan, ketinggian, keistimewaan, dan kemurniannya sebagai ajaran agama.
 Tidak banyak umat Islam yang mengetahui karakter agamanya. Itulah kenyataan yang  telah lama dan tidak mengenakan. Baik terjadi karena kemalasan mempelajari agamanya, atau karena  konspirasi pembaratan, juga karena pembodohan sistematis.
 Boleh dikatakan sukses. Umumnya umat Islam memandang Islam itu hanya Isya, Subuh, Lohor (zhuhur), Ashar, dan Maghrib, sesuai dengan singkatan namanya.   Inna lillahi wa Inna ilaihi raji'un. Adapun yang lain memandang Islam itu hanya Jihad, shalat tidak shalat pokoknya jihad! Yang lain menganggap Islam itu Khilafah dan Khilafah, hidup matinya untuk khilafah, walau mereka tidak mengerti apa itu khilafah! Ada lagi menganggap Islam itu sekadar shalawat nabi, jika sudah shalawat seakan sudah pada puncak khidmah (pengabdian) terhadap Islam. Ada juga yang memandang Islam itu hanya aqidah dan ibadah. Benarkah Islam seperti itu yang diajarkan oleh Allah Jalla wa 'Ala melalui lisan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam? Benarkah Islam terbentuk dalam wujud serpihan-serpihan seperti itu? Lalu, apa itu Islam?
 Berkata Al-Ustadz Hasan Al-Banna rahimahullah:
الإسلام نظام شامل يتناول مظاهر الحياة جميعا فهو دولة ووطن أو حكومة وأمة ، وهو خلق وقوة أو رحمة وعدالة ، وهو ثقافة وقانون أو علم وقضاء ، وهو مادة أو كسب وغنى ، وهو جهاد ودعوة أو جيش وفكرة ، كما هو عقيدة صادقة وعبادة صحيحة سواء بسواء .
"Islam adalah nizham (tatanan)  sempurna yang mencakup seluruh sisi kehidupan. Dia adalah negara dan tanah air, pemerintah dan umat, akhlak dan kekuatan, rahmat dan keadilan, wawasan dan undang-undang, ilmu dan ketetapan, materi dan kekayaan alam, atau penghasilan dan kekayaan, jihad dan dakwah, pasukan dan pemikiran, sebagaimana dia adalah aqidah yang benar serta ibadah yang sahih, tidak lebih tidak kurang." (Al-Imam Asy Syahid Hasan Al-Banna, Majmu'ah Ar-Rasail, hal. 305. Maktabah At-Taufiqiyah, Kairo. tanpa tahun)
*1⃣ Rabbaniyah (ketuhanan)*
 Inilah karakteristik yang pertama. Islam adalah ajaran yang bersumber (mashdaran) dari Allah Tabaraka wa Ta’ala. Sedangkan Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, hanyalah Rasul (pembawa risalah), ucapannya adalah wahyu dari Tuhannya, bukan hawa nafsunya. Karena itu keliru jika Islam disebut Mohammedenism (faham/isme buatan Muhammad), sebab Islam adalah ajaran buatan Allah Jalla wa ‘Ala, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam hanyalah pembawa risalah-Nya.
 Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman:
"Dan tidaklah yang diucapkan (Muhammad) adalah hawa nafsunya, melainkan wahyu dari Tuhan." (QS. An-Najm: 3-4)
 Imam Ibnu Katsir berkata: "Apa yang diucapkannya bukanlah dari hawa nafsu dan keinginannya, itu hanyalah firman-Nya yang dengannya ia diperintah untuk menyampaikannya kepada manusia secara sempurna, tanpa penambahan dan pengurangan." (Imam Ibnu Katsir, Tafsir Al Qur'anul 'Azhim, 4/247)
 Dalam tafsir lain disebutkan: "Tidaklah ia mengucapkan dengan Al-Qur'an ini menurut hawa nasfunya, dan tidaklah Al-Qur'an ini melainkan wahyu dari Allah semata." (Syaikh Khalid Abdurrahman Al-Ak, Shafwatul Bayan li Ma'anil Qur'anil Karim, hal. 526. Dar Al-Basyair, Damaskus)
 "Muhammad itu hanyalah seorang Rasul, telah berlalu sebelumnya rasul-rasul …." (QS. Ali-Imran: 144)
 Maksudnya: "Muhammad adalah sama dengan seluruh rasul-rasul yang diutus sebelumnya." (Syaikh Khalid Abdurrahman Al-'Ak, Ibid, hal. 68) yaitu hanya membawa risalah Allah, bukan ia yang menciptakan risalah tersebut.
Rasul secara bahasa berarti utusan atau pesuruh. Diambil dari kata arsala-yursilu sama artinya dengan ba'atsa–yab'atsu yang berarti mengutus. Jadi, secara bahasa sudah jelas bahwa Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa Sallam hanyalah utusan Allah yang bertugas membawa dan menyampaikan (tabligh) risalah-Nya, yakni Islam.

 Begitu pula hadits-hadits yang terucap dari lisannya, juga tidak akan keluar kecuali melalui bimbinganNya. Rasulullah 'Alaihi Shalatu was Salam telah menegaskan hal itu:
 "Ketahuilah, sesungguhnya aku telah diberikan Al-kitab (Al-Qur'an) dan sesuatu sepertinya bersamanya (yakni Al-Hadits)." (HR. Ahmad, Abu daud, dan Tirmidzi)

 Dalam tafsir Ibnu Katsir (4/247), dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, bahwa Rasulullah 'Alaihi shalatu was salam bersabda: "Apa saja yang aku kabarkan kepada kalian adalah dari Allah, yang tidak ada keraguan di dalamnya." (HR. Abu Bakar Al-Bazzar, katanya: kami tidak mengetahui riwayat lain kecuali dengan sanad ini)
 Dalam hadits lain, "Tidaklah aku berkata kecuali kebenaran." Sebagian sahabat bertanya, "Engkau memanggil kami wahai Rasulullah?" Rasulullah menjawab, "Sesungguhnya tidaklah aku berkata kecuali kebenaran." (HR. Ahmad dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu)
 Islam sebagai ajaran Rabbaniyah (ketuhanan), sangat jelas terlihat ketika kita mengkaji ayat-ayat tentang Iptek. Contoh surat Yunus: 61 tentang adanya benda yang lebih kecil dari atom. Atau tantangan Allah Jalla wa 'Ala dalam surat Ar-rahman terhadap Jin dan Manusia untuk menembus langit dan bumi jika mempunyai kekuatan (sulthan), atau Anemokori (penyerbukan bunga dengan angin) dalam Al-Hijr: 22, atau tentang tiga pelindung rahim ibu hamil yaitu chorion, amnion, dan dinding uterus, Al-Qur'an menyebutnya tiga kegelapan dalam Az-Zumar:6, dan masih sangat banyak yang lainnya. Ini semua menunjukkan Al-Qur'an telah berbicara tentang sesuatu di luar jangkauan manusia zamannya ia diturunkan, yang baru tertangkap hikmahnya pada masa belakangan. Hal tersebut, tentu mustahil hasil buatan manusia Ummi (buta baca dan tulis) seperti Rasulullah SAW. Pastilah kaum berakal mengatakan ini dari Allah Rabbul Jalil.
 Sedangkan agama lain, bukanlah ajaran Tuhan melainkan ajaran manusia-manusia yang menjadi pembawanya. Nasrani misalnya, banyak sekali diktum-diktum agama (baik Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama/Taurat) yang terasuki ucapan-ucapan kotor manusia. Ajaran mereka, seperti wajibnya khitan bagi laki-laki, haramnya babi, haramnya patung makhluk bernyawa -ketentuan yang sangat mirip dengan Islam-  telah dirubah oleh Paulus yang mengatakan bahwa khitan itu tidak bermanfaat, hanya babi hutan yang haram, dan perubahan-perubahan lainnya. Paulus termasuk pihak yang paling bertanggung jawab terhadap berbagai perubahan-perubahan sebagian besar ajaran Nasrani dari aslinya. Ialah yang menciptakan rekaan-rekaan dalam Injil yang diyakini dari Yesus oleh pemeluk Nasrani. Ia bernama Saulus seorang Yahudi (lagi-lagi Yahudi!) yang awalnya anti Yesus, ceritanya, ia mendapat 'hidayah' menjadi pengikut setia Yesus lalu ia mengganti nama menjadi Paulus.
 Benarlah Firman Allah Jalla wa 'Ala:
"Maka kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab dengan tangan-tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya, "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah  bagi mereka akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besar bagi mereka akibat apa yang mereka kerjakan." (QS. Al-Baqarah: 79) 
 Imam Ibnu Katsir mengatakan, berkata Sufyan Ats-Tsauri, dari Abdurrahman bin 'Alqamah, aku bertanya kepada Ibnu 'Abbas radhiallahu 'anhu tentang ayat (di atas), Ia menjawab: ayat itu diturunkan untuk kaum musyrikin dan ahli kitab (Yahudi dan Nasrani).
 Az-Zuhry berkata, mengabarkan kepadaku 'Ubaidillah bin Abdullah, bahwa Ibnu 'Abbas radhiallahu 'anhu berkata: "Wahai kaum muslimin! Bagaimana kalian bertanya kepada Ahli Kitab tentang sesuatu, padahal Kitabullah (Al-Qur'an) yang Dia turunkan kepada nabi-Nya telah mengabarkan, namun kalian membacanya dengan sepele, bahwa Allah Ta'ala telah mengatakan kepada kalian bahwa Ahli Kitab telah merubah Kitab Allah dan selainnya. Mereka menulis dengan tangan-tangan mereka Al-Kitab itu, lalu mereka mengatakannya itu dari Allah dengan tujuan mencari keuntungan yang sedikit dengannya." (HR. Bukhari, Tafsir Ibnu Katsir, 1/118)
Bersambung...

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com
Sebarkan! Raih pahala
============================
Ikuti Kami di:
 Telegram : https://is.gd/3RJdM0
 Fans Page : https://m.facebook.com/majelismanis/
 Twitter : https://twitter.com/grupmanis
 Instagram : https://www.instagram.com/majelismanis/
 Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.manis

0 Response to "KARAKTERISTIK ISLAM"

Post a Comment

NASEHAT HARI INI