Mengatasi Ancaman Sesuai Kadarnya - Menyiapkan Penangkal Sesuai Efeknya

πŸ“† Kamis, 21 Rajab 1437H / 28 April 2016

πŸ“š SIROH DAN TARIKH

πŸ“ Pemateri: Ust. AGUNG WASPODO, SE MPP

πŸ“ Mengatasi Ancaman Sesuai Kadarnya - Menyiapkan Penangkal Sesuai Efeknya

πŸŒΏπŸŒΊπŸ‚πŸ€πŸŒΌπŸ„πŸŒ·πŸ

Catatan Awal April, Antara Tahun 2016 dan 1453

Pada tanggal 6 April 1453, yaitu 563 tahun yang lalu, Sultan Mehmed II menginspeksi kembali barisan pasukannya. Beliau menempatkan balatentara Rumelia di bagian terdepan, disusul oleh kesatuan elit istana di bagian tengah, serta barisan belakang ditempati oleh kontingen Anatolia. Setiap bagian disusun ulang dengan menempatkan unit terbaik di barisan terdepan sesuai dengan tingkat spiritual serta kadar loyalitasnya terhadap misi Latuftahanna; yaitu nubuwwat Nabi SAW akan terbebaskannya Konstantinopel oleh pasukan Kaum Muslimin yang terbaik.

πŸ”† Lesson #1: untuk mendapatkan yang terbaik harus mengusahakan yang terbaik sebagaimana "menambatkan untamu sebelum engkau bertawakkal," karena Allah SWT melihat proses dan usaha orang-orang yang beriman kepadaNya,

Secara serentak serangan umum pada bagian barat dinding pertahanan ibukota Byzantium itu dilancarkan pada tiga titik:

πŸ’£1. Area Myriandrion di utara mendapatkan perhatian khusus dengan menempatkan 2 seksi kanon besar Urbanus, area ini dipertahankan oleh kontingen militer bayaran dari Genoa dibawah pimpinan Giustiniani Longo yang membawahi perlindungan Istana Blachernae,

πŸ’£2. Area Santo Romanus di tengah mendapatkan perhatian paling besar dengan 4 seksi kanon terbesar Urbanus dibawah pengawasan langsung Sultan Mehmed II yang berhadapan dengan Kaisar Konstantin sendiri beserta satuan pengawal bayaran Varangian yang legendaris,

πŸ’£3. Area Studion di bagian selatan mendapatkan perhatian yang sama dengan utara dengan penempatan 2 seksi kanon besar Urbanus, area ini terhubung langsung dengan pelabuhan Langa dimana terdapat Pangeran Orhan yang "ditawan" sebagai sandera diplomatik.

πŸ”† Lesson #2: mengukur kelebihan dan kekurangan lawan harus diiringi dengan perbandingan seksama kedua faktor tersebut atas diri sendiri; Sultan Mehmed II secara sistematis mencatat sendiri perkembangan pada ketiga area ini sebagai bahan pertimbangan taktik di pekan berikutnya.

Antara tanggal 6 dan 7 April, hari ini hingga esok, kanon Urbanus melancarkan tembakan perdana yang relatif sukses di atas ekspektasi, khususnya di area Myriandrion. Untuk pertama kalinya sebagian dinding kota di sekitar Gerbang Charisius (gambar atas) mengalami kerusakan hingga jebol ke bagian dalam. Hanya saja, pasukan Turki Utsmani belum berhasil secara sigap memanfaatkan keberhasilan ini. Kesigapan regu zeni Byzantium dalam mereparasi serta memperbaiki titik-titik runtuh tersebut cukup mencengangkan bagi Sultan Mehmed II dan ia memberikan catatan khusus tentang ini.

πŸ”† Lesson #3: selalu mengukur kesigapan lawan dan menghargainya dengan memperbaiki kualitas diri, Sultan Mehmed II memberikan instruksi rahasia kepada barisan pendobrak setelah persitiwa ini, apa itu? Kita tunggu pada tulisan berikutnya..

Bagian Kedua, Latuftahanna
Menyongsong Napak Tilas Fatih, 22-31 Mei 2016
Royal Indonesia Travel

Sesudah waktu Maghrib, sebelum waktu Isya,
Jakarta, 6 April 2016
Agung Waspodo

πŸŒΏπŸŒΊπŸ‚πŸ€πŸŒΌπŸ„πŸŒ·πŸπŸŒΉ

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

πŸ’Ό Sebarkan! Raih pahala...

0 Response to "Mengatasi Ancaman Sesuai Kadarnya - Menyiapkan Penangkal Sesuai Efeknya"

Post a Comment

NASEHAT HARI INI