Meminjam Uang Di Bank

๐Ÿ‘ณUSTADZ MENJAWAB
✏Ustadz Farid Nu'man Hasan

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐ŸŒธ๐Ÿ’๐ŸŒป๐Ÿ„๐ŸŒน๐ŸŒท

Pertanyaan dari Korma 3:

Assalamualaikum. ... saya ingin bertanya.
Dahulu kami membangun usaha dengan meminjam uang dari bank. Saat ini setelah kami sering mempelajari Al Quran dan mengikuti kajian Islam, kami tidak akan mengulanginya lagi. Kami berjanji akan menyelesaikan hutang-hutang kami yang tersisa dan melakukan shalat taubat.
Tetapi saat ini orang tua meminta bantuan  untuk meminjam dana  guna perluasan usaha dibidang pendidikan kebank menggunakan nama kami,  meskipun perbulannya orang tua yang akan membayar cicilanya (karena usia orang tua tidak layak saat diverifikasi oleh bank).
Apakah kami ikut terlibat dosa riba dalam kondisi seperti ini? Sedang kami tidak memakan keuntungan riba tersebut dan bertujuan membantu orang tua. Apa yang sebaiknya kami lakukan agar tidak menyingung perasaan orang tua dan tidak menimbulkan konflik keluarga?

---
JAWABAN:

๐Ÿ“Œ Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam maksiat kepada Allah Ta'ala

๐Ÿ“Œ Allah Ta'ala juga melarang saling bantu dalam dosa dan kejahatan, laa ta'awanu 'alal itsmi wal 'udwan ..maka menggunakan nama kita utk itu sama saja menjadi fasilitatornya

๐Ÿ“Œ Dari Jabir Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah ๏ทบ bersabda:

ู„ุนู† ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุขูƒู„ ุงู„ุฑุจุง ูˆู…ูˆูƒู„ู‡ ูˆูƒุงุชุจู‡ ูˆุดุงู‡ุฏูŠู‡ ูˆู‚ุงู„ ู‡ู… ุณูˆุงุก
  Rasulullah ๏ทบ melaknat pemakan riba, yang memberinya, pencatatnya, dan yang menjadi saksinya. Beliau berkata: semua sama. (HR. Muslim No. 1598)

Jadi, fasilitatornya juga kena, walau tidak memakannya.

๐Ÿ“Œ Solusinya adalah tetap hindari, jaga perasaannya, lalu berikan alternatif ke Bank Syariah, dengan akad yamg sesuai syariah juga.

Selamat berjuang .. !

Wallahu a'lam

✏ FN

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ๐ŸŒธ๐Ÿ’๐ŸŒป๐Ÿ„๐ŸŒท๐ŸŒน

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

๐Ÿ’ผSebarkan! Raih bahagia...

0 Response to "Meminjam Uang Di Bank"

Post a Comment

NASEHAT HARI INI