Larangan Talaqqi Ruqban (Mencegat Kafilah Dagang)

📆 Rabu,  7 Jumadil Akhir 1437H / 16 Maret 2016

📚 Muamalah

📝 Ustadz Rikza Maulan, Lc,. M.Ag

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁 

باب النهي عن تلقي الركبان

📚Hadits #1

عَنِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ، نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ تَلَقَِّيَ الْبُيُوْعِ (متفق عليه)

Dari Ibnu Mas’ud ra berkata, bahwa Rasulullah SAW melarang menghadang kafilah dagang (di tengah perjalanan untuk membeli barang dagangannya).’ 
(Muttafaqun Alaih)

📚Hadits #2

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يُتَلَقَّى الْجَلَبُ فَإِنْ تَلَقَّاهُ إِنْسَانٌ فَابْتَاعَهُ فَصَاحِبُ السِّلْعَةِ فِيهَا بِالْخِيَارِ إِذَا وَرَدَ السُّوقَ (رواه الجماعة إلا البخاري، وفيه دليل على صحة البيع)

Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwa Nabi SAW melarang menghadang barang dagangan. Maka jika seseorang menghadangnya lalu membeli barang dagangan darinya, maka jika pemilik barang itu tiba di pasar, dia boleh memilih antara membatalkan jual beli tersebut atau melanjutkan nya.’ 
(HR. Jamaah, kecuali Imam Bukhari. Hadits ini merupakan dalil sahnya jual beli tersebut).

📚Takhrij Hadits

🔹Hadits pertama, dari Ibnu Mas’ud ra diriwayatkan oleh :

Imam Bukhari dalam Shahihnya, Kitab Al-Buyu’ Bab An-Nahyi an Talaqqi Rukban wa Anna Bai’ahu Mardud, Hadits no 2019.

Imam Muslim dalam Shahihnya, Kitab Al-Buyu’, Bab Tahrim Talaqqi Al-Jalbi, Hadits no 2794.

🔹Sedangkan hadits kedua, dari Abu Hurairah ra diriwayatkan oleh :

Imam Muslim dalam Shahihnya Kitab Al-Buyu’, Bab Tahrim Talaqqi Al-Jalbi, hadits no 2795.

Imam Tirmidzi dalam Sunannya, Kitab Al-Buyu’ an Rasulillah SAW, Bab Ma Ja’a fi Karahiyati Talaqqi Al-Buyu’, hadits no 1142.

Imam Abu Daud dalam Sunannya, Kitab Al-Buyu’, Bab fi At-Talaqqi, hadits no 2980.

📚Makna Umum

Secara umum, hadits di atas menggambarkan tentang larangan menghadang kafilah dagang, dalam artian menghadang atau mencegat kafilah dagang yang akan menjual barang dagangan mereka ke pasar, untuk membeli barang-barang dagangannya, sebelum mereka sampai di pasar.

Larangan dalam hadits di atas, sesungguhnya di satu sisi dimaksudkan untuk melindungi kepentingan para kafilah dagang tersebut, yaitu supaya kafilah dagang sampai di pasar, dan mengetahui berapa harga pasar, lalu mereka menjualnya atas dasar harga dari keridhaan mereka. 

Dan di sisi lain menjaga kepentingan masyarakat, agar tetap bisa mendapatkan barang yang mereka butuhkan.

Penghadangan atau pencegatan kafilah dagang tersebut dapat merugikan para pedagang, karena berpotensi terjadinya manipulasi harga barang dari pembeli, karena pedagang belum mengetahui berapa harga barang yang sesungguhnya di pasaran.

📚Makna Talaqqi Rukban

Secara bahasa, talaqqi rukban ( تلقي الركبان ) terdiri dari dua kata yaitu :
( تلقي ) 
yang arti dasarnya adalah menemui, yaitu menemui di pertengahan jalan. Dan dalam konteks hadits ini adalah menghadang atau mencegat.

( الركبان ) secara bahasa
 artinya orang yang berkendaraan. 
Dan yang dimaksudkan adalah para pedagang yang berkendaraan. Karena umumnya pedagang membawa dagangan adalah dengan menggunakan kendaraan.

🔺Sedangkan maknanya secara istilah adalah, menemui atau menghadang rombongan kafilah dagang yang hendak berdagang menuju pasar membawa barang dagangannya, dengan maksud untuk membeli barang dagangan mereka, sebelum sampai ke pasar dan atau sebelum mereka mengetahui harga pasar.

📚Hukum Talaqqi Rukban

Ulama berbeda pendapat, perihal hukum talaqqi rukban :

💦Imam Syaukani mengemukakan bahwa hukum talaqqi rukban, yaitu mencegat kafilah dagang untuk membeli barang dagangan mereka sebelum mereka sampai ke pasar dan mengetahui harga pasar, adalah haram.

💦Sedangkan Abu Hanifah berpendapat bahwa talaqqi rukban hukumnya boleh dan menjadi makruh, apabila :

🔹Merugikan penduduk (masyarakat) yang menjadi tujuan para kafilah dagang.

🔹Informasi tentang harga pasar menjadi samar dan tidak jelas, sehingga pedagang tidak mengetahui berapa harga pasarnya.

💡Kesimpulannya adalah, bahwa hukum talaqqi rukban yang mengakibatkan kerugian bagi penjual (kafilah dagang), adalah haram, tidak diperbolehkan. 

Kecuali apabila pedagang mengetahui dengan pasti harga pasar, dan ia menjual dengan keridhaannya atas dasar harga pasar yang diketahuinya.

📚Dampak Talaqqi Rukban Pada Jual Beli

🔹Bersambung🔹

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

💼 Sebarkan! Raih pahala...

0 Response to "Larangan Talaqqi Ruqban (Mencegat Kafilah Dagang)"

Post a Comment

NASEHAT HARI INI