Jangan Lemah Di Hadapan Promotor Kemungkaran

๐Ÿ“ Ustadz Abdullah Haidir Lc.

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ

๐ŸƒFenomena ironis;
Promotor kemunkaran tampak sangat militan dan di atas angin, berhadapan dengan orang-orang baik yang lemah tanpa mau berbuat apa-apa selain keselamatan dirinya.

Inilah yang dikhawatirkan oleh Umar bin Khatab radhiallahu anhu yang terungkap dalam doanya,

ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ ุฅِู†ِّูŠ ุฃَุนُูˆุฐُ ุจِูƒَ ู…ِู†ْ ุฌَู„َุฏِ ุงู„ْูَุงุฌِุฑِ ูˆَุนَุฌْุฒِ ุงู„ุซِّู‚َุฉِ

๐Ÿ’ฆ“Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari militansi orang durhaka, dan lemahnya orang-orang baik.”

Di alam bebas seperti ini dan saluran komunikasi dan informasi terbuka lebar, sudah tidak sepantasnya kita mengandalkan pengingkaran dalam hati sebagai langkah penolakan terhadap kemunkaran.

Selain itu merupakan gambaran selemah-lemahnya iman, juga karena Rasulullah saw melarang kita untuk tampak lemah di hadapan kekufuran dan kemunkaran.

๐Ÿ’งKarena itu, saat pertama kali umrah, Rasulullah saw memerintahkan para shahabatnya untuk membuka pundak kanannya dan berlari-lari kecil saat thawaf, agar orang kafir melihat bahwa kaum muslimin kuat.

Hal mana kemudian dikenal sebagai sunah dalam thawaf qudum bagi laki-laki.

Dalam peristiwa perang Uhud, ketika pasukan kaum muslimin terdesak akibat kelalaian pasukan pemanah dan Rasulullah saw terluka, orang-orang kafir ingin merontokkan mentalitas pasukan muslim.

Abu Sufyan yang ketika itu masih kafir berteriak, “Mana Muhamad, mana Abu Bakar, Mana Umar?”

Maka Umar berkata, “Ya Rasulullah, bolehkah saya menjawabnya?” Jawab Rasulullah, “Ya”. Maka ketika Abu Sufyan berteriak,

ุงุนْู„ُ ู‡ُุจَู„

“Hidup Hubal (nama berhala mereka).”

Umar menjawab,

ุงู„ู„ู‡ ุฃَุนْู„َู‰ ูˆَุฃَุฌَู„

“Allah lebih tinggi dan lebih mulia.”

Abu Sufyan balik berkata,

ูŠَูˆู…ُ ุจِูŠَูˆู…ِ ุจَุฏْุฑ، ุฅِู†َّ ุงู„ุฃَูŠَّุงู…َ ุฏُูˆَู„، ูˆَุฅِู†َّ ุงู„ْุญَุฑْุจَ ุณِุฌَุงู„

“Hari ini pembalasan dari perang Badr, hari-hari silih berganti, perang ada giliran kalah ada giliran menang.”

Umar menjawab,

ู„ุงَ ุณَูˆَุงุกَ ، ู‚َุชْู„ุงَู†َุง ูِูŠ ุงู„ْุฌَู†َّุฉِ ، ูˆَู‚َุชْู„ุงَูƒُู…ْ ูِูŠ ุงู„ู†َّุงุฑِ

“Tidak sama, orang yang terbunuh di antara kami masuk surga, orang yang terbunuh di antara kalian masuk neraka.” (dikutip dari riwayat Ahmad dan Hakim)

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ๐ŸŒน

Dipersembahkan:
www.iman-islam.com

๐Ÿ’ผ Sebarkan! Raih pahala...

0 Response to "Jangan Lemah Di Hadapan Promotor Kemungkaran"

Post a Comment

NASEHAT HARI INI