Istri Kecewa Dengan Suami

Assalamu'alaikum.. Ustadz. Boleh bertanya:

1. Jika seorang istri hanya bisa diam menahan rasa kecewa terhadap suami, apakah itu benar? Karena kalau istri mengungkapkan rasa kekecewaannya suami pasti marah.

2. Bagaimana hukumnya seorang suami yang menampung laki laki tinggal dirumahnya. Laki laki ini saudaranya (adiknya dan ponakan). Bagi sang istri, laki-laki ini bukan mahromnya  Jadi aurot harus selalu tertutup. Suatu saat si istri lagi tidak pakai jilbab (dikira adik ipar tidak ada) tiba-tiba dia masuk rumah dan kadung lihat  kakak ipar tak berjilbab. Perempuan ini malu sama adiknya dan jengkel sama suaminya. Gara-gara ada orang lain, dia tidak bebas di rumah sendiri. Lalu, ia berpikir jika aurotnya terbuka biar suaminya yang tanggung ďosa karena dia yang masukin org dari luar.
Siapakah yang salah dalam hal ini, suami ato istri? Rumah yang ditempati itu adalah milik istri. Apakah bila sudah menikah dia tak punya hak lagi? Jika yang ditampung itu saudara perempuan, si istri tidak keberatan karena dia tidak harus selalu tertutup. Istri merasa terganggu jika yang ikut laki laki. Setelah 3 tahun si ipar dinikahkan....eee ganti ponakan yang ikut. Jadinya tidak bebas lagi.

Mohon penjelasannya. Terima kasih.

[Manis_A29]
--------------

JAWABAN:

 و عليكم  السلام  و  رحمة  الله ،

1. Bersabarnya seorang istri akan membawa keberkahan untuknya di akhirat. Namun, berusahanya dia untuk memperbaiki urusannya, baik dengan menggunakan pihak ketiga atau dengan cara lainnya yang lebih berpotensi berhasil.

2. Hendaknya tidak terjadi dua manusia yang bukan mahram berdua dalam satu rumah. Hal ini perlu diingatkan kepada suami. Adapun rumah tetaplah milik istri, bukan milik suami.

Wassalam,
supraha.com

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

0 Response to "Istri Kecewa Dengan Suami"

Post a Comment

NASEHAT HARI INI