Menyikapi Kenaikan Harga Kebutuhan Kita

Oleh: Dr. Wido Supraha

Bagaimana cara menanggapi kenaikan harga rumah yg tidak berbanding lurus dengan  kenaikan penghasilan..

Bagaimana sebaiknya? Apakah masih boleh meminjam ke bank dengan mminimalisir meminjam ke bank syariah atau memang tdk boleh sama sekali?

#riba

Jawaban:

Bismillahirrahmanirrahim,

Tidak ada satupun ayat dalam Al-Quran yg begitu keras berbicara tentang hukuman kemaksiatan kecuali ketika berbicara tentang riba, dimana Allah Swt langsung yang akan memeranginya, sebagaimana firman-Nya,

فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ ۖ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ

"Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya." (Q.S. 2:279)

Tentu ini merupakan ancaman terberat bagi manusia, makhluknya yg sangat lemah.

Di sisi lain, Allah Swt menghadirkan keberkahan hidup bagi manusia yang istiqomah di jalan-Nya. Dalam beberapa pengalaman penulis yang terbatas, penulis menemukan ragam kesulitan hidup yang dirasakan oleh mereka yang menggunakan akad ribawi, akad yang dibenci Allah Swt.

Maka, hendaknya kita menjaga seluruh muamalah dari seluruh bentuk akad yang tidak diridhoi-Nya, agar lahir keberkahan, agar pintu langit tidak tertutup dari seluruh doa-doa yang kita munajatkan, di atas keyakinan bahwa di balik seluruh pilihan kebaikan atas dasar ketaqwaan manusia ada kehidupan yang indah,

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (Q.S. 16:97)

Maka sentiasalah kita berdoa,

“Ya Allah, hidupkanlah aku selama kehidupan lebih baik bagiku, dan wafatkanlah aku jika kematian lebih baik bagiku. Jadikanlah kehidupan sebagai penambah segala kebaikan bagiku dan kematian sebagai istirahatku dari segala
keburuk-an.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Insya Allah, ada begitu banyak cara Allah menghadirkan solusi kemudahan bagi hamba-Nya yang tidak menutup pintu pertolongan-Nya karena kita butuh pertolongan-Nya saja.

Wallahu a'lam.