Ustadz Menjawab: Bolehkah Wanita yang Sedang dalam Masa Iddah Bekerja?

✏Ustz Indra Asih

Pertanyaan:

Assalamu 'alaikum ........ Ustazah  saya mau nitip pertanyaan dari teman istri.. begini pertanyaannya:
teman saya suami nya meninggal .....sementara dia terikat kerja dg perusahaan ...bgmn dg masa iddah nya...
apakah benar2 tidak boleh keluar untuk bekerja slm ms iddah tsb atau bgm? mhn informasinya ...jazakillah.


Jawaban:

Wanita yang dalam kondisi iddah dibolehkan keluar siang hari untuk bekerja. Kalau telah masuk     malam hari, maka dia harus berdiam diri di rumah.

Jadi  tidak mengapa dia bekerja, jika hal itu dilakukan hanya waktu siang saja.

Ibnu Qudamah rahimahullah di Mugni, 8/130 berkata, "Wanita yang masih dalam iddah dibolehkan keluar untuk memenuhi keperluannya waktu siang hari. Baik idddah karena dicerai atau karena meninggal dunia.

 Sebagaimana diriwayatkan Jabir beliau berkata, ‘Bibiku dicerai tiga kali, kemudian beliau keluar  untuk memotong dan memetik kurmanya. Kemudian beliau bertemu dengan seorang  laki-laki yang melarangnya.

Beliau menceritakan hal itu kepada Nabi sallallahu alaihi wa sallam, kemudian beliau bersabda:

اخرجي , فجذي نخلك , لعلك أن تصدّقي منه , أو تفعلي خيرا (رواه النسائي وأبو داود)

 "Keluarlah dan rawatlah pohon kurmamu. Dengan itu engkau dapat bersadaqah darinya atau melakukan kebaikan." (HR. Nasa’i dan Abu Daud)

وروى مجاهد قال : ( استشهد رجال يوم أحد فجاءت نساؤهم رسول الله صلى الله عليه وسلم وقلن : يا رسول الله صلى الله عليه وسلم ، نستوحش بالليل , أفنبيت عند إحدانا , فإذا أصبحنا بادرنا إلى بيوتنا ؟ فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : تحدثن عند إحداكن , حتى إذا أردتن النوم , فلتؤب كل واحدة إلى بيتها )

Diriwayatkan oleh Mujahid berkata, ‘Beberapa lelaki mati syahid waktu perang Uhud, para para janda mereka mendatangi Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam dan berkata,

‘Wahai Rasulullah, kami takut waktu malam hari. Apakah boleh kami tidur malam di salah seorang diantara kami. Kalau waktu pagi hari kami kembali ke rumah-rumah kami?

Maka Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda, "Berbincang-bincanglah di tempat salah seorang di antara kamu, kalau kalian ingin tidur, kembalilah masing-masing ke rumahnya."

Seorang wanita tidak diperkenankan tidur malam di selain rumahnya. Tidak juga keluar malam kecuali darurat. Karena malam merupakan sumber kerusakan, berbeda dengan siang. Ia adalah tempat untuk memenuhi kebutuhan dan kehidupan, serta memenuhi keperluan."

Dipersembahkan oleh:
www.iman-islam.com

Sebarkan! Raih pahala...

0 Response to "Ustadz Menjawab: Bolehkah Wanita yang Sedang dalam Masa Iddah Bekerja?"

Post a Comment